Kereta Api di Padang Tabrak Seekor Sapi, Mesin Rusak dan Perjalanan Terlambat

Kompas.com - 03/01/2021, 08:31 WIB
Ilustrasi Kereta Api. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAIlustrasi Kereta Api.

PADANG, KOMPAS.com - Gara-gara menabrak seekor sapi yang melintas, kereta api Sibinuang rute Padang-Kota Pariaman terlambat sampai ke tujuan satu jam lebih.

Tabrakan itu terjadi pada Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 14.00 WIB di Lubuk Buaya, Padang.

Kejadian itu kemudian viral di media sosial. Akun Instagram @infopadang mengunggah video peristiwa tersebut.

Terlihat seekor sapi terlindas kereta api dan peristiwa itu menjadi tontonan masyarakat yang lewat sekitar itu.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat Ujang Rusen Permana membernarkan kejadian tersebut.

"Betul. Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB, saat kereta api Sibinuang jurusan Padang-Kota Pariaman melintas di kawasan Lubuk Buaya, Padang," kata Rusen yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: Selama Libur Natal-Tahun Baru, 573.000 Tiket Kereta Api Jarak Jauh Ludes Terjual

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rusen mengatakan, akibat kejadian itu, kereta api Sibinuang mengalami kerusakan di lokomotif. Kerusakannya terjadi di sistem pengereman. Selang air brake patah sehingga harus iperbaiki.

Kecelakaan itu juga menyebabkan kereta mengalami keterlambatan sampai ke Kota Pariaman hingga satu jam lebih.

"Kereta terlambat sampai ke tujuan satu jam lebih. Kereta kembali ke stasiun Tabing terlebih dahulu untuk memastikan perbaikan lokomotif," jelas Rusen.

Rusen mengatakan secara regulasi sapi tersebut dilarang berada di jalur kereta api.

Berdasarkan pasal 181 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (UU Perkeretaapian) dijelaskan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Baca juga: Januari 2021, Kereta Api Jurusan Palembang-Lampung Kembali Beroperasi

Rusen mengimbau agar masyarakat memperhatikan hewan peliharaannya agar tidak melintasi jalur kereta api agar kejadian itu tidak terulang kembali.

"Kita imbau masyarakat menjaga hewan peliharaannya agar tidak melintasi jalur kereta api," kata Rusen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.