Hujan Semalaman Bikin Dua Sungai di Bungo Jambi Meluap, 3 Desa Terendam Banjir

Kompas.com - 13/01/2021, 09:00 WIB
Banjir di Desa Jelmu, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada Selasa (12/1/2021). DOK. BPBD KABUPATEN BUNGOBanjir di Desa Jelmu, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, pada Selasa (12/1/2021).

JAMBI, KOMPAS.com - Curah hujan yang tinggi dan merata membuat air Sungai Jujuhan dan Sungai Batang Asam di Kabupaten Bungo, Jambi, meluap hingga merendam tiga desa pada Selasa (12/1/2021).

Banjir itu merendam 22 rumah di salah satu desa, sementara di dua desa lainnya hanya beberapa rumah terdampak. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol Kabupaten Bungo Tobroni Yusuf mengatakan, 22 rumah yang terendam banjir itu dihuni 105 jiwa dan terletak di Desa Pulau Jelmu, Kecamatan Jujuhan.

“Desa Pulau Jelmu ini paling parah karena berada di dataran rendah,” katanya ketika dihubungi Kompas.com melalui telepon, Selasa. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Camat Jujuhan Syafrizal mengatakan ada tiga desa yang sempat terendam banjir akibat hujan semalaman di wilayahnya.

Yakni, Desa Pulau Jelmu, Desa Rantau Ikil dan Desa Sirih Sekapur.

“Rantau ikil ada 3 rumah (terendam banjir) dan Sirih Sekapur 2 rumah. Sekarang sudah surut semua,” katanya.

Baca juga: Takut Harta Bendanya Dicuri, Nenek Aisyah Bertahan di Rumahnya yang Dikepung Banjir, Tolak Dievakuasi

Luapan hulu sungai di Sumbar

Banjir kali ini kata Syafrizal hanya sekali lewat. Durasinya sekitar satu sampai dua jam. Penyebabnya tak lain adalah dua sungai yang meluap dan kiriman air dari hulu sungai.

“Kalau disini luapannya dari hulu (sungai) di Sumbar, buangannya ke sini. Hampir setiap tahun (banjir) terjadi,” katanya.

Rio atau Kepala Desa Pulau Jelmu Masrodi mengatakan jalanan sempat tertutup oleh banjir, namun cepat surut. 

"Warga sudah antisipasi akan banjir susulan, untuk kendaraan roda empat dan dua bisa kita kondisikan lewat jalan akses lainnya," katanya, saat dikonfirmasi. 

Dia menyebutkan sebagian warganya yang terkena banjir sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman dari banjir.

"Untuk warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan juga kami sudah mendata rumah-rumah warga yang terkena banjir, untuk jumlah kerugian belum ada laporan dari warga namun ketua RT sudah kami data," ungkap Masrodi.

Baca juga: Sudah 12 Hari, 1 Dusun di Jombang Ini Dilanda Banjir



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X