Sederet Fakta Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Hilang Kontak, Berisi 62 Jiwa hingga Tangis Pilu Keluarga

Kompas.com - 10/01/2021, 05:45 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

 

Kapal jelajah SAR hingga KRI dikerahkan

Setelah mengalami hilang kontak, Tim SAR Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung diberangkatkan ke Laut Jawa dengan menggunakan kapal cepat jelajah KN Karma.

Mereka bertugas untuk menyisir rute pesawat Sriwijaya Air.

"Tim menggunakan KN Karma bergerak menuju Laut Jawa," ujar Kepala Kantor SAR Pangkalpinang M Fazzli.

Untuk melakukan pencarian, Kementerian Perhubungan juga mengerahkan kapal patroli.

Begitu pula dengan TNI AL yang mengerahkan 10 KRI di lokasi hilangnya pesawat.

Menurut informasi nelayan setempat, dikutip dari Kompas TV, sempat terdengar ledakan.

"(Nelayan) sempat mendengar ledakan dua kali di bawah laut dan dia melihat pesawat jatuh, lagi hujan lebat. Menurut mereka sekitar pukul 2 siang (pesawat jatuh)," kata Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman, mengutip Kompas TV.

Saat itu, kondisi lokasi sedang diguyur hujan deras.

Baca juga: Bandara Supadio Pontianak Siapkan Crisis Center untuk Keluarga Penumpang Pesawat Sriwijaya

Tangis keluarga penumpang pecah

Maskapai Sriwijaya Air DOK SRIWIJAYA AIR Maskapai Sriwijaya Air
Sejumlah keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air DJ 182 menangis histeris di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Kepedihan salah satunya dirasakan oleh Yaman Zai.

Ia mengaku, istri dan tiga anaknya berada di pesawat yang mengalami hilang kontak itu.

Termasuk, anaknya yang baru beberapa bulan lahir.

"Tadi terakhir kontak saya setengah 2 siang tadi, mereka sudah di bandara ditunggu tidak datang, ditelepon tidak aktif," kata Yaman Zai yang berasal dari Pulau Nias itu, melansir Tribun Pontianak.

Yaman pun kini masih menunggu perkembangan hilangnya pesawat Sriwijaya Air yang membawa keluarganya tersebut.

Baca juga: Pria Ini Menangis Histeris, Istri dan 3 Anaknya Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Bandara Supadio bentuk crisis center

PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak siapkan crisis center untuk mendata penumpang pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dinyatakan hilang kontak.KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak siapkan crisis center untuk mendata penumpang pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dinyatakan hilang kontak.
Bandara Internasional Supadio Pontianak telah membentuk crisis center yang diperuntukkan bagi keluarga penumpang pesawat.

Crisis Center tersebut juga melakukan pendataan terhadap penumpang pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak.

Baca juga: Kronologi, Fakta, dan Misteri Jatuhnya Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182

"Kami telah menyiapkan crisis center di gedung serbaguna Hraha Chandra Dista Wiradi di sekitar bandara untuk keluarga penumpang pesawat Sriwijaya," tutur General Manager AirNav Indonesia Cabang Pontianak Wasyudi Zufka, Sabtu (9/1/2021).

Keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pun berdatangan ke crisis center yang disiapkan oleh bandara.

Pantauan Kompas.com, mereka mulai memenuhi gedung serbaguna Graha Chandra Dista Wiradi untuk memberikan informasi dan menunggu perkembangan.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Hendra Cipta, Heru Dahnur | Editor: Robertus Belarminus), Kompas TV, Tribun Pontianak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X