Kompas.com - 07/01/2021, 15:33 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan saat memperlihatkan potret dua terduga teroris yang tewas, MR (kanan) dan SA (kiri) di aula Mapolda Sulsel, Kamis (7/1/2021). KOMPAS.COM/HIMAWANKabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan saat memperlihatkan potret dua terduga teroris yang tewas, MR (kanan) dan SA (kiri) di aula Mapolda Sulsel, Kamis (7/1/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Satu terduga pelaku teror berinisial MR (44) yang tewas tertembak di perumahan Villa Mutiara Biru, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (6/1/2021) merupakan saudara kandung pelaku bom bunuh diri Gereja Katolik di Jolo, Filipina, (27/1/2019).

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan MR bersaudara dengan Ulfa Handayani Saleh, pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 27 orang tewas di gereja itu.

Ulfa saat itu merupakan suicide bomber bersama dengan suaminya Rullie Rian Zeke. Keduanya berasal dari Sulawesi Selatan.

Baca juga: 20 Terduga Teroris JAD Sulsel Ditangkap di 5 Lokasi Berbeda

"Terduga pelaku (MR) terlibat dalam perencanaan bom gereja Jolo 2019 suami istri di Filipina. Ulfa saudara kandung dari tersangka (MR)," ujar Merdisyam saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Kamis (7/1/2021).

Senada dengan Merdisyam, Analis Bidang Intelijen Densus 88 Mabes Polri Brigjen Pol Ibnu Suhendra mengatakan, dua terduga pelaku yang tewas itu juga berencana mengebom bunuh diri seperti yang dilakukan Ulfa dan suaminya di Filipina.

Aksi ini direncanakan setelah sebelumnya gagal ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS pada 2016.

"(Setelah) dipulangkan ke Makassar. Kembali lagi rencana ke Suriah. Namun karena tidak bisa berangkat lagi dua jaringan ini merencanakan bunuh diri. Sama seperti saudaranya di Jolo, Filipina," ucap Ibnu.

Baca juga: Selain di Makassar, Densus 88 Juga Tangkap Terduga Teroris di Gowa, Istri dan 7 Anaknya

Sebelumnya diberitakan dua orang yang diduga teroris tewas saat ditangkap tim gabungan Densus 88 Mabes Polri bersama tim gegana Polda Sulsel dan aparat Polrestabes Makassar di Jalan Boulevard, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (6/1/2021).

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan dua terduga teroris tersebut merupakan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berinisial MR dan SA.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X