Klaster Unsika, Berawal dari Acara KKN Tanpa Izin, Dihadiri 200 Orang hingga 40 Dosen dan Mahasiswa Positif Corona

Kompas.com - 06/01/2021, 15:48 WIB
Sebanyak 25 orang terkonfirmasi positif dari Klaster Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). KOMPAS.com/FARIDASebanyak 25 orang terkonfirmasi positif dari Klaster Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

KARAWANG, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Karawang memberikan teguran tertulis kepada Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) lantaran menyelenggarakan acara tanpa izin.

Apalagi, setelahnya sebanyak 40 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Secara lisan sudah, kemarin kami panggil, dan surat teguran tertulis dari satgas," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana melalui telepon, Rabu (6/1/2021).

Fitra mengatakan, Satgas tidak pernah mengeluarkan izin acara penutupan KKN yang digelar Unsika.

Baca juga: Muncul Klaster Unsika, 25 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Dihadiri 200 orang

Pada acara itu, sekitar 200 orang hadir, termasuk civitas akamika dan mahasiswa.

"Satgas tidak pernah menerima surat pengajuan untuk acara tersebut. Sehingga kami tidak mengetahui ada acara tersebut," kata Fitra.

Fitra berujar baru mengetahui setelah melakukan pelacakan atas belasan tokoh publik yang terpapar Covid-19.

"Kami baru tahu Unsika mengadakan acara di Hotel Resinda ketika melacak 18 tokoh publik Karawang yang tertular di sana," kata Fitra.

Baca juga: Tak Mampu Bayar IPI Rp 35 Juta, Mahasiswa Baru Batal Daftar ke Unsika

40 orang terpapar dari Klaster Unsika

Saat ini, kata Fitra, terlacak 40 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Klaster Unsika, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.

Akan tetapi, kata dia, pasien tertular corona tersebut terlambat diketahui lantaran Unsika terkesan tertutup atas informasi pasien positif Covid-19.

"Unsika menutup-nutupi informasi pasien positif. Padahal itu tidak boleh. Karena tidak terbuka, akibatnya pelacakan pasien terutama puluhan mahasiswa menjadi telat dan mahasiswa terlanjur membaur di lingkungannya masing-masing," tutur Fitra.

Fitra menuturkan, koordinasi makin parah ketika Rektor Unsika, Sri Mulyani dan sejumlah dekan, pejabat kampus dan belasan dosen lainnya ditemukan positif corona.

"Alhasil koordinasi menjadi terhambat karena keputusan tidak bisa diambil dengan cepat," kata Fitra.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.