Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Pengungsi di Sleman Bertambah Jadi 324 Orang

Kompas.com - 05/01/2021, 20:40 WIB
Camat Cangkringan, Suparmono saat menemui wartawan di Barak Pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMACamat Cangkringan, Suparmono saat menemui wartawan di Barak Pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pengungsi Gunung Merapi di barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman bertambah.

Penambahan jumlah pengungsi ini karena adanya peningkatan aktivitas Gunung Merapi.

"Per tadi malam jumlahnya 324 yang di sini," ujar Lurah Glagaharjo Suroto saat ditemui di barak pengungsian, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Citra Satelit Tunjukkan Gundukan Diduga Material Baru di Kawah Gunung Merapi

Suroto menyampaikan, penambahan jumlah pengungsi ini berasal dari kelompok rentan warga Kalitengah Lor.

Sebab, Kalitengah Lor berada di radius bahaya Gunung Merapi.

"Iya bertambah, sebelumnya rata-rata naik turun 220 jiwa," ungkapnya.

Mereka yang mengungsi ini memang belum turun sejak awal status Gunung Merapi Siaga.

"Susulan terakhir ini kan warga masyarakat yang dari awal siaga itu mereka belum mau turun. Mungkin alasan, mau turun tapi kalau mau pulang cari rumput tidak ada kendaraan, tapi sekarang sudah mau turun," urainya.

Baca juga: BPPTKG Sebut Gunung Merapi Masuki Fase Erupsi 2021


Terkait dengan kebutuhan warga tersebut, pihaknya menyiapkan fasilitas kendaraan.

Nantinya, kendaraan ini digunakan untuk mencari rumput.

"Fasilitas kita kasih, untuk posisi pagi sampai siang untuk bisa cari rumput di atas," tegasnya.

Secara umum kesehatan para pengungsi cukup baik. Mereka juga merasa nyaman dengan pelayanan di barak pengungsian.

"Saya kemarin keliling dan mereka nyaman, artinya nyaman dalam kita melayani. Tapi mbah-mbah itu bilangnya cuman satu, pengen pulang dan pertanyaan itu kita jawab dengan memberi penjelasan," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

Regional
Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Regional
Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Regional
Akhyar Nasution: Saya Akan Pecahkan Rekor, Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu

Akhyar Nasution: Saya Akan Pecahkan Rekor, Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu

Regional
Manajemen Artis TikTok Pembuat Kerumunan di Madiun Mengaku Lalai: Kami Akan Lebih Hati-hati

Manajemen Artis TikTok Pembuat Kerumunan di Madiun Mengaku Lalai: Kami Akan Lebih Hati-hati

Regional
Gara-gara Ada 2 Kepala Dinas, Kantor Kadis PU Bina Marga Jember Disegel DPRD

Gara-gara Ada 2 Kepala Dinas, Kantor Kadis PU Bina Marga Jember Disegel DPRD

Regional
Kisah Suami Jebak Istri Bawa Sabu Biar Ditangkap Polisi, Ternyata Ini Motifnya

Kisah Suami Jebak Istri Bawa Sabu Biar Ditangkap Polisi, Ternyata Ini Motifnya

Regional
Begini Modus Oknum Pendamping PKH di Cianjur Gelapkan Dana Bansos

Begini Modus Oknum Pendamping PKH di Cianjur Gelapkan Dana Bansos

Regional
ASN Tertangkap Mesum di Mobil, Bupati: Kasus Ini Mencemarkan Nama Baik Pemkab Sampang

ASN Tertangkap Mesum di Mobil, Bupati: Kasus Ini Mencemarkan Nama Baik Pemkab Sampang

Regional
Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Tanpa Dirawat di RS

Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Tanpa Dirawat di RS

Regional
Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Regional
Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Regional
2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X