Tanah Bergerak di Banjarnegara, 49 Rumah Rusak, 177 Jiwa Mengungsi

Kompas.com - 18/12/2020, 08:59 WIB
Rumah rusak akibat pergerakan tanah di Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/DOK BPBD BANJARNEGARARumah rusak akibat pergerakan tanah di Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Fenomena tanah bergerak melanda tiga desa di Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada awal Desember ini.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Budi Wahyono mengatakan, akibatnya sebanyak 49 rumah rusak dan 177 jiwa hingga saat ini masih mengungsi.

"Di Desa Kalitlaga pergerakan tanah terjadi di dua lokasi, yaitu di Dukuh Karanglo dan Dukuh Jambean. Kemudian di Desa Gumingsir dan Desa Aribaya," kata Budi saat dihubungi, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Tanah Bergerak, 4 Rumah Warga di Banyumas Mendesak Direlokasi

Budi menjelaskan, di Desa Kalitalaga terdapat 34 rumah rusak, dengan rincian empat rumah rusak berat, dua rusak sedang dan 28 rusak ringan.

Kemudian di Desa Jambean sebanyak 14 rumah dilaporkan rusak ringan dan di Desa Aribaya empat rumah rusak, dengan rincian dua rusak ringan serta masing-masing satu rumah rusak sedang dan berat.

"Sebagian besar pengungsi di Desa Kalitlaga sudah kembali ke rumah masing-masing atas keinginan sendiri, terpantau gerakan tanah sudah tidak terdeteksi. Dari sebelumnya 286 jiwa, sekarang tinggal sembilan jiwa yang mengungsi," kata Budi.

Baca juga: Bencana Tanah Bergerak Terjang Curugkembar Sukabumi, 300 KK Terancam Terisolasi

Pengungsian terbanyak, kata Budi, saat ini terdapat di Desa Gumingsir. Sebanyak 50 kepala keluarga atau sekitar 158 jiwa masih bertahan di pengungsian.

Sementara di Desa Aribaya terdapat empat KK atau sekitar 10 jiwa yang mengungsi.

Selain merusak rumah warga, hujan deras yang terjadi Kamis (3/12/2020) dini hari juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur di desa tersebut.

"Tiga ruas jalan desa rusak berat dan dua jembatan pondasinya menggantung," ujar Budi.

Baca juga: Akibat Tanah Bergerak, Sebuah Rumah di Kabupaten Malang Miring dan Nyaris Roboh



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X