KILAS DAERAH

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Wonogiri Gandeng RS PKU Muhammadiyah

Kompas.com - 13/12/2020, 12:23 WIB
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo bersama seorang pasien Covid-19 yang sudah sembuh.
Dok. Humas Pemkab WonogiriBupati Wonogiri, Joko Sutopo bersama seorang pasien Covid-19 yang sudah sembuh.

"Namun faktanya, perantau malah mudik dengan status orang tanpa gejala Covid-19," kata Jekek.

Tak hanya itu, Jekek mengatakan, dari penelusuran ditemukan pula bahwa pemudik dari kota besar umumnya sudah dalam keadaan sakit saat pulang kampung.

"Dengan demikian, saat tiba di Wonogiri, dalam beberapa hari kemudian meninggal dengan kondisi terkonfirmasi positif Covid-19," katanya..

Baca juga: Hasil Quick Count Pilkada Wonogiri, Paslon Petahana Klaim Menang Telak

Oleh karenanya, Pemkab Wonogiri mengeluarkan kebijakan khusus agar perantau yang mudik tidak menularkan Covid-19 di kampung halamannya.

Selain menyiapkan ruang rawat tambahan, sambung Jekek, Pemkab Wonogiri juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 juta bagi pasien kasus Covid-19 yang meninggal dunia.

"Biaya itu digunakan mulai dari pemulasaran hingga penguburan," kata Jekek seperti dalam keterangan tertulisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyiapan anggaran pemulasaran diberlakukan menyusul banyak kasus kematian covid-19 dari klaster perjalanan (pemudik).

“Tenaga kesehatan dan kebutuhan peralatan medis juga sudah kami siapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus dari klaster perjalanan,” ujar Jekek.

Baca juga: 5 Aktivitas Seru di Museum Sewu Rai Wonogiri, Bisa Sewa Kimono

Jekek pun meminta agar perantau yang pulang ke kampung halaman untuk segera melapor ke rukun tetangga (RT) setempat. Hal ini untuk mempermudah penelusuran kasus Covid-19.

"Namun, bila pulang dalam kondisi sakit, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit untuk penanganan dan antisipasi penularan Covid-19," imbaunya.

Tak sampai di situ saja, Jekek mengatakan, untuk menggugah kesadaran warga, Pemkab Wonogiri kembali menyosialisasikan bahaya Covid-19 dan protokol kesehatan (prokes) di seluruh desa.

Ia berharap, sosialisasi itu dapat dipahami keluarga pemudik. Dengan demikian, saat anggota keluarga pulang dari perantauan, diarahkan untuk melapor ke RT.

“Dan kalau kondisi sakit tentu segera diarahkan ke puskesmas atau rumah sakit untuk penanganan dini,” tutur Jekek.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.