Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lawan Kotak Kosong, Pasangan Arif-Rista Sementara Unggul di Pilkada Kebumen

Kompas.com - 09/12/2020, 19:57 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Khairina

Tim Redaksi

KEBUMEN, KOMPAS.com - Pilkada Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, hanya diikuti satu kontestan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati.

Berdasarkan penghitungan suara hingga Rabu (9/12/2020) sore, paslon Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih (Arif-Rista) untuk sementara unggul dari kotak kosong.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen Yulianto mengatakan, berdasarkan rekapitulasi sementara Arif Rista memperoleh 25.787 suara (58 persen) dan kotak kosong 17.440 suara (39 persen).

Baca juga: Unggul Atas Kotak Kosong di Pilwalkot Semarang, Hendi-Ita Sujud Syukur

Sedangkan suara tidak sah sebanyak 1.413 (3 persen).

"Data tersebut berasal dari 205 tempat pemungutan suara (TPS) yang telah masuk dari total 3.155 TPS," kata Yulianto saat dihubungi, Rabu.

Yulianto mengatakan, dalam Pilkada Kebumen ini tidak ada lembaga yang menggelar hitung cepat. Pihaknya hanya menampilkan rekapitulasi penghitungan suara sementara di kantor KPU.

Sementara itu, Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz meminta semua pihak menerima apapun hasil dari Pilkada Kebumen.

"Apapun hasilnya ini adalah yang terbaik bagi Kabupaten Kebumen dan bagi masyarakat," kata Yazid seusai memantau pemungutan suara di RSUD Dr Soedirman Kebumen.

Baca juga: Unggul di Quick Count Pilkada Solo, Gibran Rencana Sowan ke Bajo: Tak Ada Kubu-kubuan

Bupati juga mengapresiasi penyelenggara yang telah menerapkan protokol kesehatan, sehingga diharapkan tidak akan ada klaster baru Covid-19 dari Pilkada.

"Saya melihat masyarakat dan petugas menerapkan protokol kesehatan. Alhamdulillah semua berjalan lancar," ujar Yazid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com