Banjir dan Longsor di Lebak Meluas, PLN Padamkan 87 Gardu Listrik

Kompas.com - 07/12/2020, 19:39 WIB
Perusahan Listrik Negara (PLN)  memadamkan listrik di sejumlah wilayah yang terendam banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten sejak Minggu (6/12/2020). Dok. PLN ULP Banten SelatanPerusahan Listrik Negara (PLN)  memadamkan listrik di sejumlah wilayah yang terendam banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten sejak Minggu (6/12/2020).

LEBAK, KOMPAS.com - PT PLN memadamkan listrik di sejumlah wilayah yang terendam banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten, sejak Minggu (6/12/2020).

Humas PLN UP3 Banten Selatan Wirayudha mengatakan, hingga Senin (7/12/2020) sore, total ada 87 gardu induk yang mengalami pemadaman akibat terendam banjir atau terimbas longsor.

"Saat terjadi bencana, kelistrikan terdampak sebanyak 87 gardu padam dengan jumlah pelanggan lebih kurang 10.000," ujar Wirayudha saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin.

Baca juga: Banjir Terjang Belasan Kecamatan di Kabupaten Lebak, Ribuan Rumah Terendam, 3 Orang Hanyut

Wilayah yang terdampak pemadaman gardu listrik, menurut Wirayudha, tersebar di sejumlah kecamatan di Lebak.

Beberapa di antaranya di wilayah kerja ULP Rangkasbitung, yakni Desa Sukamaja, Sindanglaya, Cirompang, Sinar Jaya, Sukajaya, Jamrud dan Pajagan Kecamatan Sajira.

Kemudian, wilayah kerja ULP Malingping yang meliputi Kampung Babakan Laban, Desa Mancak, dan Kecamatan Gunung Kencana.

Pada Senin sore, sudah 45 gardu listrik yang dinyalakan.

Sementara, 42 gardu lainnya masih padam dengan pelanggan terdampak mencapai 3.000.

"Saat ini petugas kami masih terus berusaha melakukan penormalan pada wilayah yang terdampak, namun tetap memperhatikan kondisi cuaca, karena masih ada beberapa wilayah yang banjir," kata dia.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang 6 Kecamatan di Lebak Banten, Ratusan Rumah Terendam

Dilaporkan sebelumnya, banjir dan longsor menerjang belasan kecamatan di Kabupaten Lebak.

Banjir dipicu oleh meluapnya sejumlah aliran sungai, lantaran intensitas hujan yang tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak sebelumnya melaporkan, banjir dan longsor terjadi di 14 kecamatan dengan lebih dari 1.200 rumah yang terdampak.

Saat ini, titik banjir meleluas ke hilir sepanjang bantaran Sungai Ciujung yang meliputi tiga kecamatan tambahan yang terdampak, yakni Kalanganyar, Rangkasbitung dan Cibadak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X