Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Kompas.com - 04/12/2020, 12:41 WIB
Seorang warga mendorong sepeda motor yang mogok saat melintasi banjir di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang pada Jumat (4/12/2020). KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang warga mendorong sepeda motor yang mogok saat melintasi banjir di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang pada Jumat (4/12/2020).

MEDAN, KOMPAS.com - Meluapnya Sungai Kampung Lalang atau Sungai Belawan mengakibatkan arus lalu lintas dari Medan menuju Binjai, Sumatera Utara, macet total sejak Jumat (4/12/2020) pagi.

Ratusan kendaraan khususnya sepeda motor mogok akibat banjir.

Namun, genangan air perlahan mulai surut.

Warga Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Julianto Bangun menjelaskan, banjir mulai parah pada Jumat pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Rumahnya yang berada di pinggir Jalan Besar Medan - Binjai, terendam banjir sekitar 30 sentimeter di bagian garasi.

Menurut dia, banjir paling parah akibat luapan Sungai Kampung Lalang terjadi pada 2013.

Saat itu, banjir setinggi 1 meter.

Menurut Julianto, saat itu belum ada parit besar yang mengalirkan genangan ke sungai.

Seorang polisi dari Polsek Sunggal menjelaskan, banjir mengakibatkan lalu lintas terganggu, khususnya dari arah Medan menuju Binjai.

"Saat ini kita urai, sehingga bisa dilalui khususnya roda empat maupun roda dua. Pada pukul 08.00 WIB, air semakin tinggi dan banyak kendaraan roda empat yang mogok," kata dia.

Baca juga: Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X