Tipu-tipu Isi Air Galon Palsu di Magetan...

Kompas.com - 28/11/2020, 14:05 WIB
Dua agen air mineral di Ngawi diamankan anggota kepolsiian resor Magetan karena kedapatan mengisi gallon air mineral merek terkenal dengan air biasa. KOMPAS.COM/SUKOCODua agen air mineral di Ngawi diamankan anggota kepolsiian resor Magetan karena kedapatan mengisi gallon air mineral merek terkenal dengan air biasa.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - EW (31) dan AS (27) warga Kabupaten Ngawi yang bekerja sebagai agen air mineral terkenal di Magetan ditangkap polisi.

Mereka diamankan saat mengisi galon air mineral merek terkenal dengan air biasa di atas truk yang mereka bawa.

Truk tersebut biasanya mereka gunakan untuk mengedarkan air mineral. Pengisian air dilakukan di jalan antara Maospati-Ngawi.

Baca juga: Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

EW dan AS adalah agen dari air mineral terkenal tersebut. Modus yang digunakan oleh kedua pria tersebut adalah mengisi galon mineral kosong.

Galon mineral kosong yang mereka ambil dari pelanggan yang kemudian diisi dengan air biasa. Setelah itu galon tersebut ditutup segel resmi dan kembali diedarkan ke masyarakat.

Segel resmi digunakan untuk menutup galon untuk meyakinkan pelanggan saat memasang ke dispenser.

Dari aksi tersebut, mereka mengaku meraup untung Rp 13.000 per galon.

Baca juga: Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

“Modusnya mengisi galon kosong dengan air mineral biasa. Untuk satu galon mereka bisa untung Rp 13.000,” jelas Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana saat konferensi pers di Mapolres Magetan pada Jumat (27/11/2020).

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sebuah truk yang berisi lebih dari 300 galon yang digunakan untuk beroperasi.

Selain itu barang bukti lainnya adalah 11 tutup galon, sebuah batang kayu yang digunakan untuk membuka tutup agar tetap seperti baru. Serta sebuah ponsel.

Dijelaskan Festo, modus yang dilakukan kedua pelaku yakni dengan mengisi galon kosong yang mereka ambil dari pelanggan kemudian mengisinya dengan air mineral biasa.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Sukoco | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Regional
Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Regional
RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

Regional
KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Regional
Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Regional
Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, Padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, Padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Regional
2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

Regional
Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Regional
Letusan Gunung Api Sebabkan Pemanasan Global? Ini Penjelasan Ahli ITB

Letusan Gunung Api Sebabkan Pemanasan Global? Ini Penjelasan Ahli ITB

Regional
Informasi PPKM Tahap Kedua di Banyumas Simpang Siur, Bupati: Inginnya Enggak Ada PPKM

Informasi PPKM Tahap Kedua di Banyumas Simpang Siur, Bupati: Inginnya Enggak Ada PPKM

Regional
Adik Bupati Minahasa Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pemecah Ombak

Adik Bupati Minahasa Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pemecah Ombak

Regional
Tersinggung Disebut Ganteng, Pria Bacok Teman Satu Kos hingga Tewas

Tersinggung Disebut Ganteng, Pria Bacok Teman Satu Kos hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X