Jelang Pencoblosan Pilkada Semarang, KPU Siapkan 1,2 Juta Surat Suara

Kompas.com - 26/11/2020, 21:03 WIB
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom bersama Pjs Walikota Semarang dan Kapolrestabes Semarang KOMPAS.com/kpu kota SemarangKetua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom bersama Pjs Walikota Semarang dan Kapolrestabes Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang telah menyiapkan kebutuhan logistik menjelang pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2020.

Salah satunya yakni surat suara yang dibutuhkan untuk proses pemungutan suara.

Sebanyak 1.205.124 lembar surat suara itu telah tersimpan rapi di gudang KPU Kota Semarang Jalan Ronggolawe, Kecamatan Semarang Barat sejak Jumat (20/11/2020).

Jumlah surat suara sebanyak itu untuk memenuhi kebutuhan di 3.447 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 16 Kecamatan, Kota Semarang.

Baca juga: KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Sebelumnya, proses percetakan, penyortiran dan pelipatan surat suara sudah dilakukan di Kabupaten Kudus.

"Jumlah surat suara sebanyak 1.205.124 sudah dengan surat suara cadangan 2,5 persen per TPS. Untuk surat suara yang rusak sudah langsung diganti," jelas Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom saat dikonfirmasi, Kamis (26/11/2020).

Selain itu, pihaknya juga telah menyelesaikan perakitan kotak suara sebanyak 3.608 kotak suara.

Hingga saat ini persiapan kebutuhan logistik sudah mencapai 85 persen termasuk kelengkapan lainnya seperti tinta, formulir dan template braile untuk tuna netra.

"Perakitan kotak suara sudah selesai. Rencananya awal Desember sudah kita mulai distribusikan ke TPS-TPS," ujarnya.

Pendistribusian APD untuk keperluan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 telah dilakukan di tiap-tiap TPS.

Baca juga: Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Sekadar diketahui, Pilkada Semarang 2020 hanya diikuti pasangan calon tunggal Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita).

Pasangan petahana itu bakal melawan kotak kosong pada Pilkada Serentak yang akan digelar 9 Desember mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X