Debat Kedua Pilkada Makassar Kembali Digelar di Jakarta, Paslon Dilarang Bawa Tim Pendukung

Kompas.com - 23/11/2020, 07:08 WIB
Ilustrasi: Pilkada Serentak ANTARA FOTO/Nova WahyudiIlustrasi: Pilkada Serentak

 

 

MAKASSAR, KOMPAS.com – Karena pertimbangan keamanan, debat kandidat Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 kembali digelar di Jakarta dan pasangan calon dilarang membawa tim pendukung.

Hal tersebut ditegaskan Komisioner KPU Makassar Endang Sari kepada wartawan.

Menurut dia, keputusan itu diambil setelah melakukan rapat koordinasi dengan Polrestabes Makassar dan Bawaslu Makassar.

“Pertimbangan keamanan, sehingga debat kandidat putaran ke 2 kembali digelar di Jakarta. Itu keputusan rakor bersama aparat kepolisian dan Bawaslu,” katanya.

Baca juga: Sebelum Debat Pilkada Medan, Bobby Gowes dan Sarapan Bareng Menpora dan Wagub Sumut

Endang Sari mengungkapkan, debat kandidat ke-2 disiarkan langsung di Inews pada Selasa 24 November 2020 pada pukul 20.00 hingga 22.30 Wilaut

Digelarnya debat kandidat ke-2 di Jakarta, lanjut Endang Sari, pasangan calon dilarang membawa tim pemenangan.

Debat terbuka ini hanya dihadiri pasangan calon, 2 orang perwakilan Bawaslu Makassar, 4 orang tim kampanye pasangan calon, dan 7 atau 5 orang anggota KPU.

“Pengamanan lebih diperketat di sekitar lokasi debat kandidat. Antisipasi terkait pengamanan, kami sudah koordinasi sebelumnya dengan pihak Polrestabes Makassar, dan Polda Sulsel. Kami juga koordinasi berlapis dengan pihak keamanan di Jakarta yakni Polres Metro Jakarta pusat, Polda Metro Jaya dan juga Mabes Polri,” ungkapnya.

Endang Sari menuturkan, pihak stasiun TV nasional yang menyiarkan langsung dan digunakan tempatnya acara debat kandidat ini juga menyiapkan pengamanan.

“Hasil rakor kami dengan pihak stasiun TV, mereka juga sudah menyiapkan skenario pengamanan berlapis pula mulai dari personel kepolisian, security stasiun TV, Tim Gegana, dengan pengamanan sampai radius 5 kilometer,” jelasnya.

Baca juga: Pengamat: Debat Pilkada Solo bagai Bumi dan Langit

Adapun tema yang akan diangkat dalam debat kandidat ke 2 Pilkada Makassar ini yakni reformasi birokrasi, pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan, dan ekonomi.

“Tema tersebut menurut kami adalah persoalan penyelesaian masalah daerah, upaya memajukan daerah, dan perbaikan pelayanan terhadap masyarakat,” terangnya.

Endang Sari menambahkan, pelaksanaan debat kandidat ke-2 Pilkada Makassar ini tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Diketahui, pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 diikuti 4 pasangan calon yakni, nomor urut 1. Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) diusung Partai Nasdem dan Gerindra, nomor urut 2. Munafrdi Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) diusung Partai Demokrat, PPP, dan Perindo, nomor urut 3. Syamsu Rizal MI-Fadli Ananda (Dilan) diusung Partai PDIP, PKB, dan Hanura, dan nomor urut 4. Irman Yasin Limpo-Andi Muh Zunnun Armin Nurdin Halid (Imun) diusung Partai Golkar, PKS, dan PAN. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Regional
Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Regional
Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Regional
Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Regional
Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Regional
4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
Disebut Makan Gaji Buta, Adik Tiri Sultan HB X Buka Suara

Disebut Makan Gaji Buta, Adik Tiri Sultan HB X Buka Suara

Regional
Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X