Takut Terpapar Covid-19 dari Pasar, Madrasah di Tegal Hentikan Belajar Tatap Muka

Kompas.com - 20/11/2020, 16:21 WIB
Seorang guru MI Bina Amanah Sidapurna, Kabupaten Tegal, usai menata kursi yang dinaikkan ke atas meja setelah sekolah menghentikan sementara KBM tatap muka menyusul puluhan pedagang pasar sekitar sekolah terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (20/11/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSeorang guru MI Bina Amanah Sidapurna, Kabupaten Tegal, usai menata kursi yang dinaikkan ke atas meja setelah sekolah menghentikan sementara KBM tatap muka menyusul puluhan pedagang pasar sekitar sekolah terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (20/11/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sementara harus menghentikan kegiatan belajar tatap muka.

Kebijakan itu diambil setelah ada pasar tradisional yang berjarak kurang dari 100 meter ditutup akibat puluhan pedagangnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala MI Bina Amanah Sidapurna Farikhun mengatakan, kegiatan belajar tatap muka sudah digelar selama enam bulan dengan protokol Covid-19 hingga akhirnya kembali ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Kamis (19/11/2020).

"Lingkungan desa sedang zona merah sejak Pasar Kupu ditutup. Jadi kami bekerja sama dengan sementara tidak ada KBM tatap muka," kata Farikhun kepada wartawan di kantornya, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Tambah 36 Ruang Isolasi dan Siapkan HCU, RSUD Kardinah Tegal Bongkar Tenda Screening

Farikhun mengatakan, sempat kesulitan menerapkan pembelajaran jarak jauh karena hanya berselang sehari mendapat informasi pasar ditutup.

"Akibat KBM tatap muka berhenti sempat ada kendala karena materi pembelajaran terlambat disampaikan. Namun kami pastikan semua berjalan lancar," katanya.

Rencananya, madrasah akan kembali dibuka pekan depan setelah dilakukan penyemprotan disinfektan.

Diberitakan sebelumnya, Pasar Kupu di Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kembali ditutup sementara setelah 42 pedagang terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Puluhan Pedagang Positif Covid-19, Masih Ada yang Nekat Jualan meski Pasar Ditutup

Kepala Pasar Wilayah III Adiwerna Sudirman mengungkapkan, sebelumnya Pasar Kupu sudah pernah ditutup sementara pada 6 November 2020 sampai 8 November 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bule Slovakia Tewas di Bali dengan Luka Tusuk di Leher, Diduga Dibunuh

Bule Slovakia Tewas di Bali dengan Luka Tusuk di Leher, Diduga Dibunuh

Regional
Ridwan Kamil Tegur Sekda dan Bupati Tasikmalaya: Turun ke Lapangan Beri Semangat, Bukan Hanya Rapat....

Ridwan Kamil Tegur Sekda dan Bupati Tasikmalaya: Turun ke Lapangan Beri Semangat, Bukan Hanya Rapat....

Regional
Kebingungan Kakek Koswara Digugat Anak Kandung Rp 3 Miliar: Uang dari Mana?

Kebingungan Kakek Koswara Digugat Anak Kandung Rp 3 Miliar: Uang dari Mana?

Regional
Roland Sumarna, Korban Longsor di Kota Malang Ditemukan Tewas 30 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Roland Sumarna, Korban Longsor di Kota Malang Ditemukan Tewas 30 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Regional
Kronologi Sejoli Disiram Air Keras, Pelaku Sakit Hati, Air Keras Disiramkan ke Wajah Korban

Kronologi Sejoli Disiram Air Keras, Pelaku Sakit Hati, Air Keras Disiramkan ke Wajah Korban

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Wonogiri Kekurangan Nakes

Kasus Covid-19 Melonjak Tajam, Wonogiri Kekurangan Nakes

Regional
'Saya Tidak Bersalah, Visa Saya Tidak Overstay, Saya Tidak Menghasilkan Uang Dalam Rupiah'

"Saya Tidak Bersalah, Visa Saya Tidak Overstay, Saya Tidak Menghasilkan Uang Dalam Rupiah"

Regional
Pasokan Gas ke PLN di Aceh Dipulihkan, Listrik Warga Kembali Normal

Pasokan Gas ke PLN di Aceh Dipulihkan, Listrik Warga Kembali Normal

Regional
Gibran-Teguh Habiskan Rp 3,2 Miliar untuk Pilkada Solo 2020, Bajo Rp 153 Juta

Gibran-Teguh Habiskan Rp 3,2 Miliar untuk Pilkada Solo 2020, Bajo Rp 153 Juta

Regional
Kasus Prostitusi, Kafe Ini Sediakan Room Buat Pelanggan dan Penyanyi untuk Mesum

Kasus Prostitusi, Kafe Ini Sediakan Room Buat Pelanggan dan Penyanyi untuk Mesum

Regional
Istri Gerebek Suaminya Seorang PNS Sedang Mesum di Kamar Hotel

Istri Gerebek Suaminya Seorang PNS Sedang Mesum di Kamar Hotel

Regional
Lampung Disebut Siaga Satu Covid-19, Satgas: Masyarakat Kadang Sulit, Masih Suka Berkumpul...

Lampung Disebut Siaga Satu Covid-19, Satgas: Masyarakat Kadang Sulit, Masih Suka Berkumpul...

Regional
Fakta Wajah Pasangan Kekasih Disiram Air Keras, Tak Terima Diviralkan dan Membuntuti Korban

Fakta Wajah Pasangan Kekasih Disiram Air Keras, Tak Terima Diviralkan dan Membuntuti Korban

Regional
Pengakuan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Sepasang Kekasih, Sakit Hati gara-gara Diviralkan di Medsos

Pengakuan Pelaku Penyiraman Air Keras ke Sepasang Kekasih, Sakit Hati gara-gara Diviralkan di Medsos

Regional
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tenggara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tenggara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X