Nama Bupati dan Wabup Probolinggo Dicatut untuk Penipuan

Kompas.com - 18/11/2020, 17:12 WIB
Tangkapan layar akun WA bupati palsu yang menyebar di media sosial. ISTIMEWATangkapan layar akun WA bupati palsu yang menyebar di media sosial.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Beredar tangkapan layar nomor WhatsApp Bupati Probolinggo P Tantriana Sari yang meminta bantuan dana untuk yayasan dan ponpes.

Serta akun Facebook Wabup Timbul Prihanjoko yang meminta dana untuk penanganan Covid-19.

Nomor WhatsApp bupati palsu itu mengirimkan chat ke nomor seseorang dan menggalang bantuan dana untuk ponpes dan yayasan.

Perkenalkan saya dengan Ibu Haji Puput Tantriana Sari selaku Bupati Probolinggo saya mau menggalang donasi berupa uang untuk berbagai yayasan dan ponpes apa benar ini saya berbicara dengan pengurus yayasan," tulis akun WhatsApp itu ke nomor seseorang.

Nomor bupati palsu itu menggunakam gambar bupati yang mengenakan kaca mata, berjilbab dan berbaju putih. Persis Bupati Tantri.

Baca juga: Debit Air Kecil, Warga Dusun di Probolinggo Andalkan Air Hujan untuk Minum, Ini Faktanya

Sejauh ini, belum ada laporan yang menjadi korban aksi penipuan yang mencatut foto dan nama Bupati Probolinggo ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbeda dengan akun Facebook palsu Wabup Timbul Prihanjoko. Akun itu membuat seseorang tertipu dan mentransfer uang Rp 100.000.

Dari percakapan di akun Facebook asli wabup, diinformasikan wabup palsu mengirim pesan melalui Messenger untuk minta uang dengan mengirim duit ke sebuah nomor rekening bank. Permintannya ada yang hingga Rp 10 juta.

Menanggapi hal itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo, Yulius Cristian menyebut, dalam kasus ini, nama Bupati Probolinggo digunakan untuk melakukan penipuan via WhatsApp.

Menurutnya, akun WA yang memiliki nomor 083830167711 itu mencoba untuk melakukan penipuan dengan modus pengumpulan donasi untuk yayasan dan ponpes.

"Dengan modus serupa, nama Wabup Timbul Prihanjoko juga digunakan untuk melakukan penipuan lewat media sosial Facebook," kata Yulius, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/11/2020).

Yulius menegaskan, kedua akun tersebut adalah akun palsu. 

"Bupati mengimbau, bila ada oknum yang mengatas namakan Bupati atau Wabup, diharapakan untuk tidak mengindahkan percobaan penipuan tersebut," ujar Yulius.

Baca juga: Kronologi Polisi Gagalkan Aksi Pencurian Sepeda Motor di Probolinggo, Pelaku Kabur

Sementara, Wabup Timbul menuturkan, sudah ada yang transfer melalui rekening bank sebesar Rp 100.000.

"Mohon kepada masyarakat tidak ditanggapi, itu penipuan," kata Timbul, kepada Kompas.com, melalui pesan singkat.

Dalam akun Facebook-nya yang asli, Timbul menulis, “Diinformasikan kepada semua, saat ini ada yang menggunakan foto dan data profil saya oleh pihak yang tidak dikenal, mohon agar tidak ditanggapi”. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X