Kompas.com - 17/11/2020, 17:52 WIB
Lokasi kebakaran Bukit Anak Dara Sembalun Kepala KPH SembalunLokasi kebakaran Bukit Anak Dara Sembalun

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Pasca kebakaran yang terjadi di Bukit Anak Dara, Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, mengakibatkan ditutupnya pendakian.

"Dampak kebakaran Bukit Anak Dara berkurangnya kunjungan pendakian dan untuk sementara waktu pendakian sepi, kami tutup sementara," kata Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sembalun, Ayub, saat dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Bukit Anak Dara Sembalun Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Lahan Jelang Musim Tanam

Ayub menyampaikan, sebanyak 30 hektare lahan terbakar dalam kejadian tersebut tersebut.

"Luasan yang dihitung dengan tim TNI Polri, kecamatan, dampak kebakaran seluas 30 hektare," kata Ayub.

Sebelumnya kebakaran terjadi Jumat  (13/11/2020) dan api berhasil dipadamkan malam Minggu dini hari.

Hingga kini, pihaknya sedang melakukan penyelidikan penyebab terjadi kebakaran.

Baca juga: Antisipasi Api Menjalar ke Permukiman, Warga Sekitar Bukit Anak Dara Buat Sekat

Titik kebakaran terjadinya di wilayah Bukit Anak Dara tepatnya di lokasi Hutan Lindung (HL) 129 Dusun Lebak Lauq, Desa Sembalun Lawang.

Beruntung tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

Kebakaran tersebut diduga akibat pembakaran lahan menjelang musim tanam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X