Kompas.com - 16/11/2020, 22:57 WIB
Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di dalam mobil di tepi Jalan Veteran, tepatnya di depan SDN Bendungan Kota Semarang pada Senin (16/11/2020) malam. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIASeorang pria paruh baya ditemukan tewas di dalam mobil di tepi Jalan Veteran, tepatnya di depan SDN Bendungan Kota Semarang pada Senin (16/11/2020) malam.

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di dalam mobil di tepi Jalan Veteran, tepatnya di depan SDN Bendungan Kota Semarang pada Senin (16/11/2020) malam.

Dari informasi yang dihimpun, mobil Daihatsu Gran Max warna putih berpelat nomor B 9019 FCE itu telah terparkir sejak siang tadi.

Kejadian tersebut baru diketahui saat pemilik mobil rental hendak menagih pembayaran sewa melalui telepon.

Baca juga: Kisah Bocah 8 Tahun Dianiaya Paman hingga Tewas, Motifnya Dendam dengan Orangtua Korban
Namun, lantaran nomor telepon korban sulit dihubungi, akhirnya pemilik rental berinisiatif mengecek lokasi mobil melalui GPS.

Setelah dicek, mobil tersebut ternyata berhenti di titik lokasi yang sama sejak pukul 14.00 WIB.

"Saat ditelepon nomornya tidak aktif, lalu saya inisiatif cek GPS. Terus manggil tukang parkir ternyata mobilnya sudah berhenti sejak siang. Saya ke sini (TKP) habis Maghrib. Kemudian sama tukang parkir cek lewat jendela ternyata ada di dalam," kata pemilik mobil, Ketut Gede Arsana kepada awak media, Senin (16/11/2020) malam.

Pantauan di lokasi, Polsek Gajah Mungkur dan Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP.

Saat diperiksa, kondisi korban yang diketahui berinisial TA (54) warga Kuningan Semarang memang sudah meninggal.

"Tadi menerima laporan dari masyarakat langsung. Langsung ke TKP kita hubungi inafis ternyata benar ada sosok laki-laki sudah meninggal di dalam," kata Kapolsek Gajah Mungkur, Kompol Juliana.

Inafis tidak melihat ada tanda penganiayaan di tubuh korban, namun kondisinya sudah terbujur kaku dengan obat-obatan yang tergeletak.

Selain itu, ditemukan juga dua lembar kertas berisi pesan tertulis di kemudi dan di kantong celana korban.

Baca juga: Kisah Bocah 8 Tahun Dianiaya Paman hingga Tewas, Motifnya Dendam dengan Orangtua Korban

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X