Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Kargo Memuat 137 Peti Kemas Tenggelam di Surabaya, 18 ABK Selamat

Kompas.com - 16/11/2020, 22:20 WIB
Achmad Faizal,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Kapal kargo bermuatan 137 peti kemas tenggelam di kolam dermaga domestik Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/11/2020) malam.

Sebanyak 18 ABK selamat dalam kejadian itu.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Kelas Utama Tanjung Perak Sudiono mengatakan, kapal yang tenggelam bernama MV Mentari Crystal.

"Kami mendapatkan laporan awal Minggu pukul 21.30 WIB," kata Sudiono saat dikonfirmasi Senin (16/11/2020).

Baca juga: Saya Iseng, Penasaran Melihat Kanopi di Jalan Itu Apakah Sementara, Pas Dilihat Ternyata Masih

Dia belum dapat menjelaskan penyebab tenggelamnya kapal tersebut karena tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan barang bukti.

Baca juga: Foto Mobilnya Parkir di Jalan Viral, Komisioner KPU: Saya Sedang Bicara dengan Pengunggah

 

Fokus pihaknya saat ini adalah memastikan kelancaran arus logistik dan menjamin keamanan pelayaran dengan memasang oil boom di sekitar lokasi kejadian.

"Selain itu kami juga memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan akibat insiden tersebut," tambahnya.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong Faruq Hidayat dalam rilis yang diterima, menjamin pelayanan operasional bongkar muat di Terminal Teluk Lamong Surabaya tidak terganggu dan berjalan lancar.

"Kami telah mengatur dan menyesuaikan skema pelayanan penyandaran kapal di Terminal Teluk Lamong untuk memastikan pelayanan tetap normal," kata Faruq.

Faruq mengapresiasi kerjasama dan kolaborasi yang baik oleh pihak Terminal Teluk Lamong dengan para pemangku kepentingan terkait, sehingga peristiwa kecelakaan tersebut bisa segera teratasi dan operasional pelayanan Terminal Teluk Lamong kembali normal. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com