Pria yang Tantang Polisi dan Tolak RUU Minol di Bandung Diduga Anarko

Kompas.com - 15/11/2020, 08:37 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

BANDUNG, KOMPAS.com - DM, pria yang ditangkap setelah menuliskan tantangan kepada polisi di Bandung, Jawa Barat, diduga ada kaitannya dengan kelompok Anarko.

Pria yang juga menolak Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Minuman Beralkohol (RUU Minol) itu memiliki tato lambang A (anarki) dan bertuliskan ACAB di tubuhnya.

Polisi pun mendalami apakah ada hubungannya tersangka dengan kelompok yang menamakan dirinya Anarko tersebut.

Baca juga: Polda Sumbar Ambil Alih Kasus 24 Moge Milik Klub HOG Bandung

"Sementara ini masih kita dalami, mungkin terafiliasi (Anarko)," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna di Bandung, Sabtu (15/11/2020).

Ulung mengatakan bahwa tato berlambang A itu memang ada di tubuh DM.

Selain itu, DM kerap mengikuti aksi unjuk rasa yang menimbulkan kericuhan.

"Dalam hal ini dia ada dalam aksi itu, dan dia memang termasuk di dalam gambar itu. Dipastikan dia ikut kegiatan setiap ada unjuk rasa dan menimbulkan keresahan dan perpecahan dalam unjuk rasa tersebut," kata Ulung.

Menurut ulung, DM juga dinilai tidak menyukai negaranya.

"Apapun yang dilakukan pemerintah, dia tidak suka, akan melakukan ujaran kebencian, karena dia tidak suka terhadap negaranya," kata ulung.

Baca juga: Tempat Ngopi Baru untuk Pencinta K-Pop Bandung

Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial DM ditangkap polisi lantaran unggahannya yang dinilai memicu permusuhan dan kebencian.

Video ini diunggah di akun Instagramnya @classypunkwashere dengan menambahkan kalimat yang menantang aparat kepolisian, yakni Tim Prabu Polrestabes Bandung.

Tersangka juga menuliskan kalimat penolakan atas RUU Larangan Minuman Beralkohol.

Akibat perbuatannya, pelaku disangka melanggar Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 12 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X