Selalu Melambai ke Kendaraan yang Lewat, Bocah 5 Tahun Ini Ternyata Tersesat, Jauh dari Rumah

Kompas.com - 12/11/2020, 08:03 WIB
Ayub, balta 5 tahun yang hyperaktif ditemukan warga terlantas saat mencoba menghentikan setiap kendaraan yang lewat. Rupanya Ayub yang baru datang dari Bandung tidak tahu jalan pulang ketika bermain. KOMPAS.COM/SUGENGAyub, balta 5 tahun yang hyperaktif ditemukan warga terlantas saat mencoba menghentikan setiap kendaraan yang lewat. Rupanya Ayub yang baru datang dari Bandung tidak tahu jalan pulang ketika bermain.

MAGETAN, KOMPAS.com - Selalu melambai ke setiap kendaraan yang lewat di Jalan Raya Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, seorang bocah berusia lima tahun ini ternyata tersesat.

Kapolsek Karas AKP Bayu Nirbaya Bhakti mengatakan, warga kemudian membawa bocah itu ke Polsek Karas pada Rabu (11/11/2020) pagi.

"Setiap ada kendaraan lewat tangannya melambai mau ikut, warga akhirnya membawa ke Polsek Karas," kata Bayu lewat pesan singkat, Rabu.

Bocah yang mengenakan baju motif kotak-kotak itu mengalami gangguan bicara. Polisi pun kesulitan mengetahui identitas dan alamatnya.

Baca juga: Risma: Aku Sudah Berjuang Mengirimkan Surat ke Mana-mana, Tanya Pemimpinmu

Polisi sempat mengecek kesehatan bocah yang mengenakan kacamata itu di puskesmas terdekat.

Setelah itu, anak itu diserahkan ke Dinas Sosial Magetan.

"Diajak bicara kurang paham, jadi kesulitan untuk komunikasi," kata dia.

Jauh dari rumah

Informasi mengenai bocah itu disebar melalui media sosial Facebook. Pada hari yang sama, Risma, orangtua bocah itu mendatangi Polsek Karas.

 

Risma mengatakan, anaknya itu bernama Ayub. Ia baru saja tiba di Magetan pada Rabu dini hari.

Keluarga itu datang dari Bandung, Jawa Barat.

"Ayub dari Bandung, berkunjung ke rumah kerabatnya," kata Bayu.

Baca juga: Pemuda yang Diduga Dianiaya di Markas Koramil Disebut Pukul Anggota TNI di Tempat Pesta

Ayub yang termasuk anak hiperaktif itu lepas dari pengawasan Risma saat bermain pada Rabu pagi. Saat ini, Ayub telah bertemu kembali dengan keluarganya.

"Sudah dijemput keluarganya," jelas Bayu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X