Kompas.com - 11/11/2020, 15:36 WIB
Kapolres Tegal AKBP M. Iqbal Simatupang memberikan keterangan terungkapnya kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh tiga pemuda, di Mapolres Tegal, Rabu (11/10/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKapolres Tegal AKBP M. Iqbal Simatupang memberikan keterangan terungkapnya kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh tiga pemuda, di Mapolres Tegal, Rabu (11/10/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Polisi menangkap tiga pemuda yang memperkosa seorang anak di objek wisata Pemandian Air Panas Guci Tegal, Jawa Tengah.

Kapolres Tegal AKBP M. Iqbal Simatupang mengatakan, ketiganya yakni AS (20), JS (19) dan IB (17), diduga memperkosa secara bergilir.

"Awalnya pelaku mengajak korban bertemu di sebuah pasar malam," kata Iqbal, saat konferensi pers ungkap kasus di Mapolres Tegal, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Proses Hukum Berjalan Setahun, Pemerkosa Siswi Difabel di Kulonprogo Akhirnya Ditangkap, Ini Kronologinya

Selanjutnya, para pelaku membawa korban ke sebuah vila di objek wisata Guci.

"Di sana, ketiga pelaku melakukan perbuatannya terhadap korban secara bergiliran," kata dia.

Tak berhenti sampai di situ, sepulang dari vila, korban kembali diajak salah satu pelaku menginap di sebuah rumah selama dua malam. Di sana, seorang pelaku kembali mengulangi perbuatannya.

"Terungkapnya peristiwa itu saat korban mengeluhkan sakit pada bagian vitalnya. Kemudian dibujuk keluarganya untuk diperiksa," terangnya.

Diungkapkan Iqbal, awalnya korban menolak terbuka. Setelah dilakukan pendekatan akhirnya korban mau diperiksa dengan menggunakan test pack.

Hasilnya, korban terkonfirmasi positif mengandung.

Baca juga: Usulan UMK Kota Tegal Naik 3 Persen, Disambut Serikat Buruh, Dikeluhkan Pengusaha

Selanjutnya, korban menceritakan peristiwa yang di alaminya hingga kemudian orangtuanya melaporkan ke Polres Tegal.

"Akibat perbuatannya, pelaku diancam pasal 81 ayat (2) jo Undang-undang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," sebut Iqbal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X