Proses Hukum Berjalan Setahun, Pemerkosa Siswi Difabel di Kulonprogo Akhirnya Ditangkap, Ini Kronologinya

Kompas.com - 28/10/2020, 20:05 WIB
Reskrim Polres Kulon Progo menangkap seorang buruh yang memperkosa tetangganya sendiri di Pedukuhan Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Korban perempuan penyandang retardasi mental. KOMPAS.COM/DANI JULIUSReskrim Polres Kulon Progo menangkap seorang buruh yang memperkosa tetangganya sendiri di Pedukuhan Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Korban perempuan penyandang retardasi mental.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sj (40) warga Pedukuhan Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kulonprogo Yogyakarta ditangkap polisi karena memperkosa S (20) siswi difabel tetangganya sendiri.

Ia ditahan pada 22 Oktober 2020 setelah proses hukum berjalan setahun.

Pemerkosaan terhadap S terjadi setahun lalu tepatnya 9 Oktober 2019.

Saat itu Sj datang ke rumahnya untuk mencari ayah S terkait pekerjaan panen buah kelapa. Sj dan ayah S adala teman sesama buruh.

Baca juga: Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Di hari kejadian, sekitar jam 13.00 WIB, S terlihat baru pulang sekolah. Saat ia masuk rumah, Sj mengikutinya dan mengancam siswi difabel itu mau melakukan hubungan seksual dengannya.

Dua minggu setelah kejadian itu, guru S curiga saat melihat muridnya terlihat murung dan menangis di sekolah.

Saat ditanya oleh sang guru, S bercerita jika dia telah diperkosa oleh tetanggannya sendiri. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Sj sempat diamanan polisi namun ia dikenai wajib lapor.

Baca juga: Ibu dan Anak Difabel Tak Terurus Dibawa ke RSJ, Rumahnya Dibersihkan Warga

Menurut Waka Polres Kulon Progo, Komisaris Polisi Sudarmawan proses pengumpulan barang bukti cukup lama termasuk mengumpulkan keterangan saksi maupun saksi ahli.

Selama setahun polisi juga memeriksa saksi dan mengmpulkan bukti mulai dari tikar hingga baju milik S dan Sj.

Selain itu polisi juga meminta keterangan korban S. Menurutnya selama diperiksa, S cukup baik menjawab pertanyaan polisi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X