Kompas.com - 09/11/2020, 23:16 WIB
Tauviq Sanjaya (25) satu dari lima tersangka pencuri uang nasabah bank dengan modus kempes ban. SURYA.CO.ID/DAVID YOHANESTauviq Sanjaya (25) satu dari lima tersangka pencuri uang nasabah bank dengan modus kempes ban.

KOMPAS.com - Komplotan perampok nasabah bank bermodus kempes ban yang beraksi di Tulungagung diamankan aparat Reskrim Polres Tulungagung.

Salah satu tersangka yang diamankan yakni Tauviq Sanjaya (25) warga Kampung Jeruk, Kecamatan Benduriang, Kabupaten Rejah Lebong, Bengkulu.

Dua kakinya ditembak saat proses penangkapan di wilayah hukum Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (7/11/2020).

"Saya bagian memasang paku di ban," terang Tauviq, saat diinterogasi Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, seperti dilansir dari Surya.co.id, Senin (9/11/2020).

Peran Tauviq yakni ketika target sudah ditentukan, dirinya mengikuti dari belakang.

Saat mobil berhenti di tragfic light, Tauviq berusaha mendekati ban dan memasang paku payung di bawah roda belakang kanan.

Baca juga: Maling Beraksi di Rumah Polisi, Curi Senjata Api dan Barang Berharga

"Saat mobilnya berhenti, ujung sandal itu dipasang di bawah roda agar dilindas. Pakunya nanti akan nancap di roda," tutur Tauviq.

Paku yang dirancang khusus ini mempercepat ban kempes, meski ban yang dipakai tubeles tetap akan bocor dengan cepat.

Setelah korban mencari tempat tambal ban, ada pelaku lain yang mengambil uang korban.

Tersangka mengaku, uang hasil kejahatan digunakan untuk membayar utang.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, lima dari tujuh orang anggota kawanan sudah ditangkap.

Tiga diproses di Polres Kediri, satu di Polres Trenggalek dan satu di Polres Tulungagung.

Sedangkan dua anggota kawanan telah balik ke Bengkulu.

"TKP-nya ada di Tulungagung, Kediri dan Trenggalek. Dia adalah residivis kejahatan modus serupa lintas kota," EG Pandia.

Dalam beraksi, lanjut dia, ada anggota kawanan yang menyamar sebagai nasabah.

Tugasnya memantau nasabah yang mengambil uang dalam jumlah besar.

Setelah itu menghubungi kawanannya untuk mengawasai calon korban.

 

"Mereka sudah mengawasi uangnya disimpan di mana dan ditaruh di mana. Sehingga kalau ada kesempatan mereka tinggal ambil, tidak mencari-cari," tutur EG Pandia.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan motor Suzuki Satria B 3127 URN yang dipakai Tauviq beraksi, kikir kecil yang dipakai untuk meruncingkan jeruji payung untuk mengempeskan motor korban, serta ban mobil milik korban yang berlubang, usai ditembus paku yang dipasang Tauviq.

Kapolres menghimbau, warga yang mengambil uang dalam jumlah besar agar waspada.

Jika merasa tidak aman, nasabah bisa minta pengawalan kepolisian.

Jasa pengawalan dari polisi ini diberikan gratis, tanpa dipungut biaya.

Baca juga: Pria Pengangguran Ini Curi Popok Rp 18.000 untuk Bayinya

"Silakan minta pengamanan kepada polisi. Jangan sampai ada yang jadi korban lagi," ujar dia.

Dalam aksi terakhir, Tauviq dan komplotannya mengambil uang milik pasangan berinisial W dan YW, juragan ikan asal Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Selasa (3/11/2020).

Saat itu korban baru saja mengambil uang Rp 135 juta dari BCA Kantor Cabang Tulungagung.

Sesampai di wilayah Dusun Dadapan, Desa/Kecamatan Boyolangu ban mobil Suzuki Ertiga yang dikemudian W bagian belakang kiri kempes.

W kemudian belok ke arah sebuah toko di utara Dam Boyolangu.

Saat W dan istrinya keluar dari mobil, datang seseorang yang pura-pura bertanya.

Tidak lama kemudian ada orang lain yang langsung mengambil uang di jok depan.

---------------------------

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul, "Perampok Nasabah Bank di Tulungagung Jatuh Bangun Diberondong Timah Panas, Operasinya Antarkota" (SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X