Nama Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Diusulkan Jadi Ketua Umum PPP

Kompas.com - 06/11/2020, 06:08 WIB
Asparagus saat pertemuan silahturahmi nasional. KOMPAS.com/istimewaAsparagus saat pertemuan silahturahmi nasional.

SEMARANG, KOMPAS.com - Nama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen diusulkan menjadi Ketua Umum PPP pada Muktamar Makassar, Desember 2020.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini dinilai memiliki integritas dan kemampuan yang tinggi untuk memimpin partai berlambang Kabah ini.

Usulan tersebut disampaikan oleh kalangan pesantren yang tergabung dalam Aspirasi Para Gus (Asparagus) dari berbagai provinsi pada saat pertemuan silaturahim nasional yang dihadiri oleh 200 kiai di Klego, Tuntang, Semarang, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Wagub Taj Yasin Tanggapi soal Hukuman Cambuk bagi Pemain PUBG di Aceh

Dalam pertemuan tersebut turut hadir KH Abdul Latif (Tambakberas Jombang,) Gus Amin (Jombang), KH Ali Masruri (Bandung), KH Fahmi Basya (Yogyakarta), dan KH Ahmad Munif (Purwokerto).

"Kami sudah menginventarisir nama-nama dari kalangan pesantren. Dari banyak nama yang muncul, terpilih nama Taj Yasin Maimoen. Taj Yasin adalah putra dari KH Maimoen Zubair dari Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang (Rembang) yang merupakan sosok tepat memimpin PPP," kata KH Abdul Wahab Yahya dari Jombang dalam siaran pers, Kamis (5/11/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan perlunya kepemimpinan nasional yang telah teruji kualitas dan integritasnya dari kalangan pesantren.

Hal ini dilakukan agar ratusan ribu pesantren dan madrasah di Indonesia terfasilitasi dengan baik.

"Lokal genius dari seorang pemimpin berbasis pesantren mampu menjadi dinamisator dalam pembangunan lahir batin menuju tatanan masyarakat yang lebih berkeadaban dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur," tambahnya.

Baca juga: Pelantikan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Ulama lainnya, KH Athoillah Al Asy'ari dari PPTQ Al Asy'ariyyah Kalibeber Wonosobo menambahkan, Taj Yasin Maimoen dipandang sebagai pemimpin muda dari kalangan pesantren yang bisa menjawab tantangan tersebut dan menjadi penyambung antargenerasi yang berbasis agama dan nasional.

"Sehubungan dengan hal hal di atas, maka bersama ini segenap kiai muda pesantren mendukung sepenuhnya kepada beliau untuk dicalonkan sebagai ketua umum partai persatuan pembangunan dalam muktamar PPP di Makassar, Desember, sebagai sumbangsih kalangan pesantren kepada bangsa dan negara menuju arah pembangunan bangsa dan negara yang multikultur," jelasnya.

KH Ali Munajah menambahkan, pengalaman Taj Yasin Maimoen sebagai anggota legislatif dan sekarang menjabat di pemerintahan sebagai Wakil Gubernur Jateng juga menjadi sisi penguat tersendiri.

Pengalaman birokrasinya, lanjut dia, menunjukkan profesionalitasnya untuk mampu menjadi pemimpin partai yang lebih kuat.

"Sudah tidak diragukan lagi, beliau berangkat dari santri dan pesantren, pengalaman birokrasinya kuat dan politiknya juga berpengalaman. Ini paket lengkap," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X