Kompas.com - 03/09/2018, 21:26 WIB
Ganjar Pranowo dan Taj Yasin memang surat keputusan dari KPU Jawa Tengah seusai sidang pleno penetapan pasangan calon terpilih, Selasa (24/7/2018). KOMPAS.com/NAZAR NURDINGanjar Pranowo dan Taj Yasin memang surat keputusan dari KPU Jawa Tengah seusai sidang pleno penetapan pasangan calon terpilih, Selasa (24/7/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Pelantikan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023 belum bisa dipastikan digelar tanggal 5 September mendatang.

Rencana pelantikan gubernur terpilih hasil Pilkada rencananya digelar pada 17 September 2018 di Istana Negara. Ada kabar pelantikan dipercepat pada 5 September 2018.

"Sampai sore ini belum ada undangan pelantikan. Kami masih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry, saat dikonfirmasi, Senin (3/9/2018) malam.

Kabar percepatan pelantikan santer terdengar di pemerintahan Provinsi Jateng. Namun dalam perkembangannya, belum ada keputusan resmi yang dibuat.

"Segera kami informasikan kalau sudah ada," tambahnya.

Baca juga: Pelantikan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum di Istana Negara Akan Dipercepat

Percepatan pelantikan gubernur juga membuat Ganjar Pranowo kembali ke Semarang. Pria 49 tahun yang sedang ikut menjadi relawan bencana di Lombok terpaksa harus pulang lebih awal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Senin siang tadi, gubernur terpilih pada Pilkada 2018 itu terbang kembali ke Semarang. Ganjar mendengar kabar pelantikan diajukan menjadi tanggal 5 September.

"Kemarin secara informal disampaikan kepada Pemprov dan saya dikabari. Tadi malam di Lombok pada saat kita ninjau bencana Pak Presiden, Wamenseskab sampaikan pelantikannya maju tanggal lima," ujar Ganjar.

"Saya konfirmasi kebetulan lagi bareng Pak Gubernur NTB dan Presiden, ya pelantikannya maju," tambahnya.

Baca juga: Purnatugas, Ganjar Pranowo Ingin Berlibur dan Jadi Relawan Bencana

Ganjar mengatakan, pemberitahuan resmi soal pelantikan akan diterima Pemprov Jateng pada pukul 15.00 WIB. Namun hingga sore tadi, undangan pelantikan masih belum diterima.

Meski nantinya dilantik di Istana Negara Jakarta, Ganjar juga memastikan bakal menggelar tasyakuran di Semarang.

Kompas TV Penilaian dilakukan selama enam bulan oleh tim penilai independen.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.