Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kompas.com - 26/10/2020, 22:24 WIB
Kepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban tewas, Kemijan (60) di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020). KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOKepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban tewas, Kemijan (60) di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib naas dialami seorang kakek bernama Kemijan (60), warga Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Pasalnya, ia tewas mengenaskan setelah dianiaya oleh tetangganya sendiri bernama Ahmad Rifai (27) dengan dipukul berulang kali menggunakan bambu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/10/2020) di rumah korban.

Kejadian bermula, saat korban yang diduga mengalami keterbelakangan mental itu sering terlibat cekcok dengan pelaku.

Puncaknya, pada Senin pagi korban melempari rumah pelaku menggunakan batu.

Baca juga: Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Mendapat informasi itu, pelaku yang saat itu sedang bertani di sawah emosi dan langsung bergegas pulang dengan membawa potongan bambu.

Pelaku yang naik pitam langsung mendobrak rumah korban. Istri korban yang mengetahui hal itu sempat panik dan lari minta pertolongan warga.

Namun setibanya kembali ke rumah, korban sudah ditemukan bersimbah darah dan tergeletak di lantai dapur dengan keadaan meninggal dunia.

"Istri korban melapor ke Pak RT dan sesampainya di rumah, suaminya sudah meninggal dunia. Jadi pelaku ini emosi dengan korban yang diduga alami keterbelakangan mental. Hampir setiap pagi mereka selalu cekcok dan terakhir korban melempari rumah kakaknya pelaku," ungkap Kapolsek Tawangharjo AKP Toni Basuki.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Regional
17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

Regional
Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X