Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Status Masih Waspada

Kompas.com - 24/10/2020, 16:56 WIB
Gunung Merapi. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Merapi.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan ada peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Merapi dalam sepekan terakhir.

Sejak 16 Oktober 2020 hingga 22 Oktober 2020 tercatat ada 167 kali gempa hembusan, 63 kali gempa vulkanik dangkal, 433 kali gempa fase banyak, 23 kali gempa frekuensi rendah, 170 kali gempa guguran, dan 16 kali gempa tektonik.

Sedangkan sejak 9 Oktober 2020 hingga 15 Oktober 2020 terjadi 56 kali gempa hembusan, 41 kali gempa vulkanik dangkal, 319 kali gempa fase banyak, lima kali gempa frekuensi rendah, 67 kali gempa guguran, dan 10 kali gempa tektonik.

Baca juga: Belajar Hidup Selaras dengan Alam dari Warga Lereng Gunung Merapi

"Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida, dalam laporan aktivitas Gunung Merapi tanggal 16 Oktober - 22 Oktober 2020, Sabtu (24/10/2020).

BPPTKG Yogyakarta juga memaparkan, berdasarkan pemantauan dengan electronic distance measurement terjadi deformasi Gunung Merapi dengan laju pemendekan jarak sebesar 2 sentimeter per hari.

Tangkapan layar kegempaan Merapi 90 hari terakhir.Twitter: @infomitigasi Tangkapan layar kegempaan Merapi 90 hari terakhir.

Sedangkan, dari pengamatan visual dan instrumental disimpulkan, kondisi kubah lava saat ini stabil.

Volume kubah lava diperkirakan masih sama seperti perhitungan sebelumnya pada 26 Juli 2020 yaitu sebesar 200.000 meter kubik.

Baca juga: Cerita Petani Kopi di Lereng Gunung Merapi, Erupsi Jadi Berkah

"Berdasarkan analisis foto drone tidak teramati adanya material magma baru," kata Hanik.

"Aktivitas vulkanik masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas waspada," sambungnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Regional
Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Regional
Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Regional
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Regional
Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Regional
Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X