Nyaris Tewas Saat Diterkam Buaya, Hendrikus Berhasil Selamat setelah Ditolong Kakaknya

Kompas.com - 23/10/2020, 22:06 WIB
Ilustrasi buaya. SHUTTERSTOCK / Janos RautonenIlustrasi buaya.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang nelayan asal Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara (NTT), bernama Hendrikus Duka Mete (31) mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Luka yang diderita korban tersebut akibat dimangsa buaya saat hendak menangkap ikan di laut.

Peristiwa naas itu terjadi pada Jumat (23/10/2020).

Dari informasi yang dihimpun, korban dan kakak kandungnya Titus Tunu Deta (33) saat itu diketahui sedang menyelam di laut depan penahan gelombang, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, untuk menangkap ikan.

"Saya berada di bagian depan, sementara adik saya ini posisi di belakangnya," ujar Titus kepada sejumlah wartawan.

Baca juga: Menyelam Cari Ikan di Laut, Nelayan Ini Diterkam Buaya hingga Terluka Parah

Namun saat menyelam, korban justru diterkam buaya dan hendak dibawanya masuk ke dasar laut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beruntung saat kejadian itu korban sempat berteriak minta tolong kepada kakaknya tersebut.

Titus yang saat itu naik ke permukaan untuk bernapas mendengar teriakan adiknya itu. Khawatir terjadi sesuatu, ia langsung dengan sigap berusaha mencarinya.

Mengetahui adiknya tidak ada di lokasi dan hanya ditemukan peralatannya terlihat mengapung, ia langsung kembali menyelam untuk melakukan pencarian.

Saat kembali menyelam tersebut, ia melihat tubuh adiknya telah diterkam buaya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X