Otopsi Jenazah Pendeta Yeremia Melibatkan Dokter Independen

Kompas.com - 23/10/2020, 21:01 WIB
Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw

KOMPAS.com - Polda Papua sedang menyiapkan dokter forensik independen untuk melakukan otopsi terhadap jenazah Pendeta Yeremia Zanambani.

Pendeta Yeremia sebelumnya ditemukan tewas akibat ditembak di kampung Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Persiapan saat ini sedang dilakukan, termasuk dokter yang akan didatangkan dari Makassar.

"Dilibatkannya dokter independen ini agar masyarakat yakin akan netralitas pemeriksaan yang dilakukan, walaupun Polda Papua sendiri juga memiliki dokter forensik," kata Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, seperti dilansir dari Antara, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Langka, Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT

Dia mengatakan, otopsi akan dilakukan di sekitar makam jenazah Pendeta Yeremia.

Namun, pelaksanaan belum dapat dipastikan karena sulitnya medan dan faktor keamanan.

Berbagai persiapan dilakukan agar otopsi dapat dilakukan tanpa hambatan.

Selain otopsi, juga akan uji balistik guna mengetahui jenis senjata api yang digunakan.

Baca juga: Oknum Brimob Jual-Beli Senapan Serbu di Papua, Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polisi

Pendeta Yeremia Zanambani ditemukan meninggal di Kampung Bomba, Distrik Hipadipa, ketika sedang memberi makan ternak babinya, tanggal 19 September lalu.

Sebelumnya, tanggal 17 September, Pratu Dwi Akbar dari Yonif 711/RKS/Brigif 22/OTA, tewas ditembak KKB di Hipadipa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Cabup Tanah Bumbu Zairullah Bantah Isu Dirinya Mundur Jika Terpilih

Cabup Tanah Bumbu Zairullah Bantah Isu Dirinya Mundur Jika Terpilih

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X