Seorang Pegawai Dinkes Bima Meninggal karena Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Kompas.com - 22/10/2020, 09:45 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

BIMA, KOMPAS.com - Seorang pasien positif Covid-19 berinisial FR, warga Kelurahan Rabangodu Selata, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal pada Rabu (21/10/2020).

FR merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Kesehatan Kabupaten Bima. Sebelum meninggal, FR menjalani perawatan selama dua hari di RSUD Bima.

"Pasien tersebut meninggal tadi siang," kata Juru bicara RSUD Bima, dr Akbar saat dihubungi Kompas.com, Rabu malam.

Akbar mengatakan, FR dirujuk ke RSUD Bima dalam kondisi kritis sekitar dua hari lalu. Pasien itu masuk rumah sakit dengan keluhan batuk dan sesak napas.

"Saat masuk rumah sakit, pasien dalam keadaan kesadaraan menurun. Dari hasil rontgen, dia mengalami infeksi paru-paru," ujar Akbar.

Baca juga: Penemuan Bayi Hiu Bermata Satu Mirip Mata Manusia Bikin Geger, Warga: Itu Pertanda...

Akbar menambahkan, pasien itu meninggal dengan status positif Covid-19 berdasarkan tes swab.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasien itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rabangodu Selatan menggunakan protokol pemulasaraan jenazah Covid-19.

"Alhamdulillah, setelah mengetahui hasil swabnya positif, pihak keluarga juga menerima almarhum dimakamkan sesuai Protokol Covid-19," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Rifai membenarkan, seorang ASN di kantornya meninggal karena Covid-19.

"Ya benar, satu PNS kita meninggal dunia usai mendapat perawatan di RSUD Bima," kata Rifai.

Ia menjelaskan, pasien FR tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota.

Namun, FR diduga melakukan kontak erat dengan pegawai dinas kesehatan yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

"Pasien itu terpapar dari rekan kerjanya. Saat itu juga kita langsung lakukan tracing kontak," tutur Rifai.

Baca juga: Video Viral Ibu-ibu Berkelahi di Depan Mal, Diduga karena Pesanan Toko Online Tak Dibayar

Rifai menjelaskan, sejumlah pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bima yang pernah melakukan kontak erat langsung menjalani te swab.

Tes swab massal dilakukan setelah FR dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

"Hasilnya, seluruh pegawai Dinkes yang kontak erat dengan FR, semuanya negatif. Lingkungan tempat biasa almarhun bekerja pun juga disemprot disinfektan," jelas Rifai.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X