KPU Sleman Pastikan Pasien Covid-19 Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2020

Kompas.com - 21/10/2020, 16:18 WIB
Ilustrasi TPS KOMPAS/ASWIN RIZAL HARAHAPIlustrasi TPS

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman memastikan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tetap bisa menggunakan hak pilih pada Pilkada 2020.

"Itu tetap menjadi kewajiban kami untuk memfasilitasi pemilih, walaupun yang bersangkutan positif maupun sedang masa isolasi," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Plt Wali Kota Medan Imbau Warga Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2020

Dia mengimbau pasien positif Covid-19 tak perlu panik akan kehilangan hak pilihnya.

Sebab, petugas KPPS dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap akan mendatangi para pasien.

"Petugas nanti mendatangi pasien di tempat isolasi, misalnya di Asrama Haji. Di setiap TPS kita akan siapkan selain alat pelindung diri juga pakaian hazmat untuk KPPS," tegasnya.

Saat ini, kata dia, KPU Sleman akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Sleman.

Baca juga: KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

Koordinasi ini untuk memastikan data pasien positif Covid-19 yang tengah dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri di rumah.

Selain itu, KPU Sleman juga berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Pendataan kan di gugus tugas ya, nanti kita akan koordinsikan dengan gugus tugas pasiennya berapa, di mana, sampai kemudian kita akan memfasilitasi hak pilihnya itu dengan cara seperti apa," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X