5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

Kompas.com - 21/10/2020, 15:17 WIB
Tangkapan layar video yang beredar memperlihatkan tukang becak mengganti bendera merah putih yang sudah lusuh. Tangkapan layar videoTangkapan layar video yang beredar memperlihatkan tukang becak mengganti bendera merah putih yang sudah lusuh.

KOMPAS.com- Lima orang tukang becak berinisiatif mengumpulkan iuran setelah prihatin melihat adanya bendera merah putih yang telah lusuh.

Uang sejumlah Rp 30.000 tersebut kemudian mereka belikan bendera baru.

Secara bersama-sama, para tukang becak itu lalu mengganti bendera lama dengan bendera baru yang telah mereka beli.

Baca juga: Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Terjadi di Pasuruan

ilustrasi becakKOMPAS.com/A. Faisol ilustrasi becak
Peristiwa menggugah hati itu terjadi di Bangil Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Awalnya tukang becak melihat bendera merah putih dalam kondisi memprihatinkan terpasang di sebuah tiang bendera.

Ada dua bendera yang telah lusuh serta sobek. Bahkan salah satu bendera telah terlepas dari tiangnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, M Sudiono Fauzan membenarkan peristiwa itu.

Ia bahkan mengaku telah bertemu dengan para tukang becak tersebut.

"Prihatin sekali mereka, terenyuh lah. Akhirnya mengajak teman-temannya urunan beli bendera. Ada lima orang, tukang becak semua," katanya.

Baca juga: Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini

Ilustrasi bendera merah putih, merah putih, IndonesiaShutterstock Ilustrasi bendera merah putih, merah putih, Indonesia

Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas tiang bendera

Meski dipastikan merupakan tiang bendera resmi, namun belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas tiang bendera itu.

"Melihat tiangnya itu kan resmi. Artinya resmi itu bukan milik warga. Itu mungkin milik pemerintah Kelurahan Kauman karena tiangnya permanen dan ada tempatnya itu," katanya.

Tak mau hanya berpangku tangan dan menunggu, rupanya lima tukang becak berinisiatif mengganti bendera yang lusuh dan sobek dengan uang mereka sendiri.

"Ada krentek (suara di dalam hati) dari tukang becak. Ini bendera yang diperjuangkan oleh bangsa Indonesia, oleh para pahlawan, para pejuang bangsa, kok sampai seperti ini," katanya.

Kejadian tersebut, tutur dia, menjadi pengingat bagi setiap warga negara untuk memiliki rasa mencintai bangsa ini.

"Ini cambuk bagi kita. Mengingatkan kita semua supaya ada rasa memiliki terhadap bangsa ini yang disimbolkan dengan merah putih," katanya.

Adapun aksi para tukang becak itu rupanya terekam dalam sebuah video dan sempat viral di media sosial.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor : David Oliver Purba)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X