PTTUN Makassar Batalkan Keputusan KPU Banggai yang Gugurkan Paslon Petahana

Kompas.com - 19/10/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi: Pilkada Serentak ANTARA FOTO/Nova WahyudiIlustrasi: Pilkada Serentak

PALU, KOMPAS.com – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai, Sulawesi Tengah, yang menggugurkan pasangan calon Herwin Yatim-Mustar Labolo.

Dalam sidang yang digelar pada Senin (19/10/2020), hakim ketua Oyo Suroyo juga memerintahkan KPU Banggai untuk menetapkan pasangan calon petahana itu sebagai peserta Pilkada Banggai 2020.

Hermin Yatim mengaku puas dengan keputusan hakim PTTUN Makassar.

Baca juga: Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat, Calon Petahana di Pilkada Banggai Berencana Gugat KPU

"Sekarang langkah kita melanjutkan konsolidaai yang sudah terencana dari awal dan tidak pernah terputus,” kata Herwin, dihubungi Kompas.com, Senin (19/10/2020).

Sedangkan Ketua KPU Banggai Zaidul Bahri Mokoaqow masih mempertimbangkan untuk mengajukan kasasi atas putusan PTTUN Makassar.

"Belum diputuskan, apakah menerima atau kasasi," sebut Zaidul.

Sebagai informasi, KPU menggugurkan pencalonan Herwin-Mustar sebagai peserta Pilkada Banggai 2020.

Baca juga: Bakal Calon Bupati Banggai Gugat KPU, Mahasiswa Demo Saat Sidang Perdana

Pasangan calon petahana itu ditanyakan tidak memenuhi syarat karena melakukan mutasi aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten Banggai saat tahapan Pilkada sudah bergulir.

Mutasi ASN jelang Pilkada dianggap melanggar Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

Regional
Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Regional
Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Regional
Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Regional
5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

Regional
Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Regional
RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

Regional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Regional
Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Regional
Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Regional
Alasan Ketua DPD PDI-P Bali Pakai 1 Sendok Menyuapi 2 Bupati Terpilih: Spontan dan Cepat

Alasan Ketua DPD PDI-P Bali Pakai 1 Sendok Menyuapi 2 Bupati Terpilih: Spontan dan Cepat

Regional
Truk yang Terguling dan Dijarah Warga Lewati Tawangmangu karena Ikuti Google Maps

Truk yang Terguling dan Dijarah Warga Lewati Tawangmangu karena Ikuti Google Maps

Regional
Upah 7 Bulan Ditunggak 4 Tahun, Ratusan Buruh Samarinda Kirim Karangan Bunga ke Perusahaan

Upah 7 Bulan Ditunggak 4 Tahun, Ratusan Buruh Samarinda Kirim Karangan Bunga ke Perusahaan

Regional
Mulai Ada Penurunan Kasus Covid-19, PPKM Jilid 2 di Salatiga Akan Diperketat

Mulai Ada Penurunan Kasus Covid-19, PPKM Jilid 2 di Salatiga Akan Diperketat

Regional
Perpanjang PPKM, Bupati Karanganyar Beri Kelonggaran Jam Operasional Pelaku Usaha

Perpanjang PPKM, Bupati Karanganyar Beri Kelonggaran Jam Operasional Pelaku Usaha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X