Produktif Saat Belajar dari Rumah, Pelajar Bikin Kertas dari Gedebok Pisang

Kompas.com - 19/10/2020, 07:38 WIB
Ilustrasi kertas pembungkus makanan KucherAVIlustrasi kertas pembungkus makanan

Produksi 30-60 kertas ramah lingkungan dalam sehari

Aad mengatakan alau plastik-plastik berwarna masih mudah diidentifikasi, yang sulit adalah plastik transparan. Kadang lolos dari pembersihan. Sulitnya lagi plastik itu ikut hancur dengan mesin penghancur kertas sehingga ukurannya keci-kecil.

Setelah sekiranya bersih, pencetaknya diangkat dan wadah dari papan dan belacu diletakkan di lapangan depan ruang produksi untuk dijemur. Sehari Aad dan Gibran bisa menghasilkan 30 sampai 60 lembar kertas.

“Semakin banyak kita buat semakin banyak dapat duitnya,” kata Aad tersenyum. Mereka mengatakan bisa dapat ratusan ribu rupiah dalam sebulan.

Baca juga: Geliat Wisata Sumedang, Naik Bus Tampomas Bisa Ziarah ke Makam Marongge hingga Waduk Jatigede

Memanfaatkan waktu luang

Aad dan Gibran satu sekolah dan ingin mengambil jurusan teknik listrik di sekolahnya. Sudah cukup lama mereka belajar dari rumah. Mereka senang-senang saja ada kegiatan di gerai energi ini. Selain mengisi waktu positif mereka juga dapat uang jajan tambahan.

Sebelum ikut serta dapat pembuatan kertas ini Gibran dan Aad bermain saja dengan teman atau membuat-buat alat dari barang bekas.

“Iya Aad tuh senang bikin-bikin alat dari barang bekas,” kata Gibran.

Selama pandemi mereka belajar daring. Karena itu orang tua mereka menawari mereka bekerja paruh waktu sembari mempertajam softskillnya di rumah produksi kedalang (kertas daur ulang) ini, mereka mau-mau saja.

Mereka kemudian tertawa dan melanjutan kerja mereka. Senin sampai Jumat mereka bisa bekerja dari jam 9 atau 10 dan dilanjutkan sehabis makan siang hingga sore.

Namun jika ada halangan seperi hujan dan mereka tidak datang itu tak apa, mereka bisa mengerjakannya tanpa tekanan harus menghasilkan berapa sehari.

Baca juga: Iseng Berkebun Hidroponik di Tengah Pandemi Covid-19, Pemuda Ini Raup Jutaan Rupiah

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X