Terjadi di Tomohon, 1 Orang Positif Covid-19 Meninggal, Tulari 14 Anggota Keluarganya

Kompas.com - 17/10/2020, 09:20 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

MANADO, KOMPAS.com - Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulawesi Utara Steaven Dandel mengatakan, klaster keluarga Covid-19 di Kota Tomohon cukup besar.

Fenomena ini menjadi perhatian khusus Satgas Covid-19 Sulut.

Steaven menjelaskan, klaster ini terdeteksi dari adanya kasus satu orang yang meninggal dunia, yang kemudian dilakukan tracing dan testing terhadap semua kontak erat resiko tinggi (KERT) dari yang bersangkutan.

"Dari hasil testing ini ditemukan adanya tambahan 14 kasus positif. Investigasi lanjutan akan dilakukan oleh Satgas Kota Tomohon," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2020).

Baca juga: Pasien OTG Klaster Keluarga Harus Diisolasi, Jabar Siapkan Gedung Negara atau Hotel

Penyebab terjadinya klaster keluarga

Ia menjelaskan, sebagian besar kasus klaster keluarga terjadi karena ketidakdisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan, karena selalu berasumsi bahwa anggota keluarga sudah aman dan tidak mungkin menjangkiti.

Kemudian, klaster keluarga ini juga terjadi karena adanya acara-acara sosial dalam keluarga yang mengundang kerumunan tanpa adanya disiplin ketat.

"Masyarakat harus lebih disiplin lagi dan tidak menganggap remeh keberadaan penjangkitan dalam keluarga. Akibat dari kelalaian kita, bukan tidak mungkin orang yang kita sayangi dalam keluarga akan menjadi korban," jelas Steaven.

Steaven juga mengimbau, Satgas Covid-19 di kabupaten dan kota perlu mengawasi secara ketat pelaksanaan acara-acara sosial ( social gathering ) yang menyebabkan terjadinya kerumunan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Muncul Klaster Keluarga di Ponorogo

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X