Ditegur karena Tak Pakai Helm dan Masker, Seorang Emak-emak Emosi dan Melabrak Polisi

Kompas.com - 15/10/2020, 14:33 WIB
Beginilah suasana saat seorang perempuan melawan petugas kepolisian dan Satpol PP dan WH di Takengon, Aceh Tengah KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPBeginilah suasana saat seorang perempuan melawan petugas kepolisian dan Satpol PP dan WH di Takengon, Aceh Tengah
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Rekaman video yang memperlihatkan seorang wanita di Takengon, Aceh Tengah, marah-marah dan memaki petugas saat razia protokol kesehatan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, wanita yang mengenakan jilbab hijau itu tampak emosi karena tidak terima dihentikan petugas gabungan dari polisi, Satpol PP, dan Wilayatul Hisbah (WH) yang menggelar razia di jalur Simpang Empat.

Meski hanya ditegur dan diminta turun untuk melakukan rapid test, perempuan tersebut justru naik pitam. Bahkan sempat menghubungi suaminya karena merasa ditahan.

Petugas polisi yang mendengar percakapan telepon antara perempuan itu dengan suaminya, sempat mengingatkan agar tidak mengadu domba.

Baca juga: Video Viral, Seorang Perempuan Nyinyir dan Melawan Saat Razia Masker

Karena petugas saat itu bukan bermaksud menahan, melainkan hanya menegur dan memintanya turun dari kendaraan. Pasalnya, perempuan itu kedapatan melanggar lalu lintas dan protokol kesehatan.

"Tidak ada kata-kata menahan ibu ya, Ibu jangan mengadu domba," kata polisi tersebut.

Mendengar perkataan petugas tersebut, perempuan itu justru tidak terima dan kembali membentaknya. Sesaat kemudian ia justru memaksa hendak pergi dengan alasan menjemput anaknya.

"Diam, saya mau jemput anak saya, nanti saya kembali lagi kemari," ucap wanita itu sambil menunjuk polisi.

Karena bersikukuh akan meninggalkan lokasi untuk menjemput anak, petugas sempat mempersilakannya. Dengan syarat ponsel wanita itu ditinggal sebagai jaminan.

Tapi, perempuan itu kembali tidak terima dan mengancam akan menghubungi suaminya yang diakuinya sebagai seorang jaksa.

Baca juga: Detik-detik Mahasiswa Rusak Mobil Polisi Saat Demo, Mengaku Emosi Saat Ditembak Gas Air Mata

Mendapat ancaman itu, polisi kemudian mempersilakan suaminya untuk datang.

"Enggak apa-apa, panggil ke sini, jaksa lebih tahu hukum," kata polisi itu.

Karena masih tetap marah-marah dan melawan petugas, wanita itu akhirnya ditahan beserta kendaraannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X