Kompas.com - 15/10/2020, 11:40 WIB
Kapolres Cianjur AKBP Mokhamad Rifai memerlihatkan bentuk bahan peledak yang dirakit S alias BA, seorang pekerja proyek PLTA KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKapolres Cianjur AKBP Mokhamad Rifai memerlihatkan bentuk bahan peledak yang dirakit S alias BA, seorang pekerja proyek PLTA
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Warga di Kampung Lebaksaaat, Desa Wargaasih, Kecamatan Kadupandak, Cianjur mengeluhkan suara ledakan berulang dari proyek Pembangkit Tenaga Listrik Air (PLTA) di wilayah mereka.

Tak hanya bunyi yang keras, ledakan tersebut disertai getaran yang cukup kuat

Polisi pun datang ke lokasi proyek pengerjaan terowongan turbin air itu dan menemukan sejumlah bahan peledak untuk pipa bom dengan kategori high explosive.

Baca juga: Pekerja Proyek PLTA Cianjur Belajar Rakit Bom Pipa dari Mantan Pilot

Dari hasil penyelidikan, bahan peledak tersebut adalah milik S alias B (50) seorang pekerja proyek.

S merakit bom pipa high explosive untuk meledakkan bebatuan agar mempercepat pembangunan turbin air di proyek PLTA.

"Karena dikejar tenggat waktu dan tidak memungkinkan kalau menggunakan bor. Jadi pakai bahan peledak,” kata Kapolres Cianjur Mokhamad Rifai saat gelar perkara di Polres Cianjur, Rabu (14/10/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di lokasi proyek, polisi mengamankan ratusan resistor, alumunium foil, belerang, dan puluhan pipa.

Baca juga: Warga Mengeluh Sering Dengar Ledakan, Ternyata Bom Pipa di PLTA Cianjur

Belajar dari mantan pilot

S alias AB (50), diamankan polisi karena merakit dan menggunakan bom pipa berdaya ledak tinggi untuk proyek pembangunan terowongan turbin air proyek PLTA di Cianjur, Jawa Barat.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN S alias AB (50), diamankan polisi karena merakit dan menggunakan bom pipa berdaya ledak tinggi untuk proyek pembangunan terowongan turbin air proyek PLTA di Cianjur, Jawa Barat.
Kepada polisi, S mengaku kemampuannya merakit bom didapatkan dari seseorang yang berinisial I.

Menurut Kapolres, I pernah bekerja di salah satu maskapai penerbangan sebagai pilot.

“Orang ini (inisial I) sudah diperiksa, kita minta keterangan sebagai saksi. Apakah statusnya bisa naik atau tidak jadi tersangka, masih terus kita dalami keterkaitannya,” tutur Rifai di Polres Cianjur, Rabu (14/10/2020).

Sejauh ini, polisi belum melihat adanya indikasi lain terkait kasus tersebut.

Baca juga: Bersihkan Lahan dengan Ekskavator, Warga Aceh Temukan Bom Pipa

Bahan peledak yang dirakit S hanya untuk meledakkan bebatuan untuk mempercepat pembanguanan terowongan.

“Bahan peledak yang dikuasai tersangka ini untuk dipakai meledakkan bebatuan guna mempercepat pembangunan terowongan untuk turbin air," kata dia.

Meski demikian, menurut Rifai, penggunaan bom pipa berdaya ledak tinggi itu sangat berbahaya.

Atas kepemilikan bahan peledak jenis pipa bom dengan kategori high explosive, S terancam hukuman mati.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Firman Taufiqurrahman | Editor: Abba Gabrillin)



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.