Seorang Perempuan Selundupkan Sabu Lewat Pasta Gigi untuk Tahanan di Kantor Polisi, Ini Ceritanya

Kompas.com - 14/10/2020, 14:34 WIB
Ilustrasi narkoba ThinkstockIlustrasi narkoba
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - MFR seorang ibu rumah tangga menyelundupkan sabu lewat pasta gigi untuk EHW yang ditahan di Mapolres Blitar Kota karena kasus narkoba.

Kasus tersebut terungkap saat petugas mencurigai seorang wanita yang mengirimkan barang untuk EHW pada Kamis (8/10/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Pengiriman kopi kemasan, mi instan, rokok, susu kaleng, dan pasta gigi dilakukan di luar jam besuk.

Karena merasa janggal, petugas pun membuka satu per satu barang untuk EHW.

Baca juga: Pria Ini Ajari dan Minta Istrinya Selundupkan Sabu ke Tahanan Mapolres lewat Pasta Gigi

Saat pasta gigi dipencet, keluar odol dan bungkusan plastik berisi sabu. Selain itu juga ditemukan pipet kaca yang dilakban plus sedotan di dalam pasta gigi.

"Barang yang akan dikirim untuk tahanan berupa kopi kemasan, mie instan, rokok, susu kaleng, dan pasta gigi. Setelah dicek, ditemukan sabu sabu dikemas dalam plastik bening yang dimasukkan ke dalam pasta gigi," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela dikutip dari Surya, Selasa (13/10/2020).

Saat diperiksa, EHW mengakui jika barang tersebut adalah miliknya yang dikirim oleh MFR.

Menurut Leonard, MFR menyuruh orang lain mengantar barang ke polres tanpa memberitahukan jika di dalamnya ada sabu.

Baca juga: Pengedar Narkoba di Aceh Sembunyikan 8 Kilogram Sabu Dalam Bungkus Teh

Polisi kemudian menangkap MFR di sebuah rumah di Ngantru, Kabupaten Tulunganggung.

Leonard mengatakan MFR menjadi kurir EHW dan mengambil barang pesanan EHW ke seorang bandar dengan sistem ranjau.

Lalu sang EHW mengirimkan paketan tersebut ke polres lewat orang lain.

"MFR ini kurirnya EHW. Dia yang menyiapkan barang untuk dikirim ke EHW di ruang tahanan polres. Atas perintah EHW juga MFR yang mengambil barang pesanan EHW dari seorang bandar dengan sistem ranjau."

"Tapi, MFR ini menyuruh orang lain untuk mengantar barang ke polres tanpa memberitahukan di dalamnya ada sabu-sabu," ujarnya.

Baca juga: Wanita Pemandu Lagu Kedapatan Miliki Sabu, Mau Dipakai untuk Pesta Narkoba

Razia ruang tahanan

Ilustrasithawornnurak Ilustrasi
Setelah membongkar kasus tersebut, polisi langsung merazia ruang tahanan Mapolres Blitar Kota.

Hasilnya polisi menemukan barang bukti sabu milik tahanan berinisial ES dan EW.

Mereka mendapatkan sabu dari sang NL, istri ES yang menyelundupkan sabu ke ruang tahanan untuk suaminya.

Modusnya sama yakni memasukkan sabu ke dalam pasta gigit.

"Modusnya sama, NL menyelundupkan sabu ke ruang tahanan dengan cara memasukan ke dalam pasta gigi. Untuk mengelabuhi petugas, barang itu dicampur dengan makanan yang dikirim ke tahanan," katanya.

Baca juga: Lawan Petugas dengan Pistol Buatan Rusia, Pengedar Sabu Tewas Ditembak

Dari hasil penyelidikan polisi, ES, EW, dan EHW berstatus sebagai pengedar dan mengendalikannya dari dalam ruang tahanan Polres Blitar Kota.

Sementara MFR dan NL menjadi kurir sabu yang dikendalikan dari dalam tahanan.

"MFR ini orangnya EHW. MFR yang mengurusi bisnis sabu milik EHW di luar. ES dan EW juga menggunakan jasa MFR untuk mengedarkan sabu di luar," katanya.

Baca juga: Seorang ASN di Pemprov Banten Tertangkap Seusai Mengisap Sabu

Dari pasta gigi hingga body lotion

Polisi menunjukkan barang bukti dan tersangka dalam kasus penyelundupan sabu-sabu di ruang tahanan Mapolres Blitar Kota, Selasa (13/10/2020).  Surya/Samsul Hadi Polisi menunjukkan barang bukti dan tersangka dalam kasus penyelundupan sabu-sabu di ruang tahanan Mapolres Blitar Kota, Selasa (13/10/2020).
Sementara itu MFR mengaku sudah tiga kali mengirim sabu untuk suaminya EHW yang ditahan di Mapolres Blitar Kota.

Sebelum pasta gigi, MFR mengaku mengirimkan sabu lewat botol body lotion.

"Pengiriman yang ketiga ini baru ketahuan. Sebelumnya, sabu-sabunya saya masukan di botol body lotion," kata MFR.

Sedang NL mengaku baru pertama mengirim sabu untuk suaminya ES di ruang tahanan. Dia memasukan sabu-sabu di pasta gigi.

"Baru pertama ini, yang mengajari untuk memasukan sabu di pasta gigi ES," ujarnya.

SUMBER: Surya.co.id (Editor : David Oliver Purba)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X