Banjir dan Longsor Terjang 6 Kecamatan di Garut, 1.000 Warga Mengungsi

Kompas.com - 12/10/2020, 10:46 WIB
Banjir merupakan salah satu dampak dari cuaca ekstrem Banjir merupakan salah satu dampak dari cuaca ekstrem

GARUT, KOMPAS.com – Enam kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi Senin (12/10/2020) setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Minggu (11/10/2020) malam.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengungkapkan, banjir bandang, longsor serta pergerakan tanah yang terjadi pada Senin (12/10/2020) ini, salah satunya disebabkan kerusakan adanya hutan di Kecamatan Cikajang dan Cisompet.

“Kerusakan hutan juga diduga jadi salah satu penyebab, Pemkab Garut akan melakukan proses hukum atas kerusakan hutan yang menimbulkan bencana,” jelas Rudy kepada wartawan, Senin (12/10/2020) usai memimpin apel di lapangan sekretariat daerah.

Baca juga: Banjir Rusak Ratusan Hektar Sawah di Bengkulu, Disebabkan Alih Fungsi Lahan Jadi Perkebunan Sawit

Dari enam kecamatan yang terdampak bencana pada Senin (12/10/2020) ini, menurut Rudy, ada dua kecamatan yang terbilang parah, yaitu Kecamatan Pamengpeuk dan Cikelet yang terdampak banjir bandang akibat luapan beberapa sungai yang bermuara di Pantai Selatan Garut.

“Pamengpeuk yang paling parah dengan Cikelet, kami akan segera kirim 10 ton beras dan lauk pauk,” katanya.

Menurut Rudy, dari laporan Camat, tinggi genangan air di wilayah Pamengpeuk, ada yang mencapai 80 sentimeter.

Pemerintah daerah telah menyiapkan tempat pengungsian dan dapur umum. Saat ini diperkirakan sudah ada 1.000 orang warga yang mengungsi ke tempat-tempat pengungsian.

“Kerusakan sedang dihitung, karena kejadiannya tadi jam 4 subuh, yang mengungsi sekarang sudah 1.000 orang ya,” katanya.

Rudy memaparkan, memasuki musim penghujan ini, pihaknya telah mendata sedikitnya ada 17 kecamatan yang masuk dalam siaga rawan bencana mulai dari banjir, longsor, pergerakan tanah hingga potensi megathrust.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan mengungkapkan, banjir bandang di Selatan Garut, disebabkan karena luapan empat sungai yang bermuara di Pantai Selatan Garut, yaitu Sungai Cipalebuh dan Sungai Cikaso di Kecamatan Pamengpeuk, Sungai Cibera di Kecamatan Cibalong dan Sungai Cipasarangan di Kecamatan Cikelet.

Di Kecamatan Pamengpeuk, menurut Tubagus, lokasi bencana banjir tersebar di tiga desa, yaitu Desa Mandalakasih, Desa Bojong dan Desa Mancagahar.

Sementara, di Kecamatan Cibalong yang terdampak banjir adalah Desa Karyasari, Desa Sagara dan Desa Mekarwangi. Sementara, di Kecamatan Cikelet hanya satu desa yaitu Desa Cijambe.

“Di Pamengpeuk, ada dua jembatan putus dan satu jembatan rawayan di Kecamatan Cibalong juga putus,” katanya.

Baca juga: Banjir dan Longsor di Ambon, 120 Rumah Warga dan Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

Tubagus menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan jumlah rumah dan warga yang terdampak banjir di wilayah selatan Garut, terutama di Kecamatan Pamengpeuk dan Cibalong.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

Regional
Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Regional
Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Regional
Anak Kandung Minta Uang Les Rp 1 Juta, Mantan Anggota DPRD NTB Ini Malah Melecehkannya

Anak Kandung Minta Uang Les Rp 1 Juta, Mantan Anggota DPRD NTB Ini Malah Melecehkannya

Regional
Pernyataan Terakhir Kristen Gray Sebelum Tinggalkan Indonesia: Maaf kalau Memang Bersalah

Pernyataan Terakhir Kristen Gray Sebelum Tinggalkan Indonesia: Maaf kalau Memang Bersalah

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak di RS, Bangsal Orang Sakit Jiwa Terpaksa Jadi Ruang Isolasi

Pasien Covid-19 Membeludak di RS, Bangsal Orang Sakit Jiwa Terpaksa Jadi Ruang Isolasi

Regional
Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X