Banjir dan Longsor di Ambon, 120 Rumah Warga dan Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

Kompas.com - 05/10/2020, 18:42 WIB
Warga di kawasan Batu Merah Dalam, Kecamatan Sirimau, Kota AMbon, Minggu (4/10/2020)  membersihkan perabot dan barang-barang mereka pasca  banjir yang merendam kawasan itu Sabtu malam (3/10/2020). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWarga di kawasan Batu Merah Dalam, Kecamatan Sirimau, Kota AMbon, Minggu (4/10/2020) membersihkan perabot dan barang-barang mereka pasca banjir yang merendam kawasan itu Sabtu malam (3/10/2020).

AMBON, KOMPAS.com - Ratusan rumah dan sejumlah fasilitas umum rusak akibat banjir dan longsor yang melanda Kota Ambon pada Sabtu (3/10/2020) malam.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, 120 rumah warga rusak akibat bencana itu.

Berdasarkan data yang diterima, kata Richard, banjir dan longsor terjadi di Kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Leitimur Selatan, dan Baguala.

Menurut Richard, banjir terjadi di 53 titik dan longsor di 163 titik.

“Data masih sedang kita siapkan tapi kurang lebih ada 163 titik longsor kemudian 120 rumah yang rusak, nah itu nanti kita akan verifikasi dulu,” kata Richard saat memberikan keterangan di sebuah hotel di Ambon, Senin (5/10/2020).

Baca juga: Pascabanjir Ambon, Kawaan Pertokoan Masih Banyak yang Tutup

Banjir dan longsor juga merusak fasilitas umum seperti jalan, talud penahan sungai, instalasi air bersih, dan jembatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon masih melakukan verifikasi dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir dan longsor yang terjadi dua hari lalu itu.

“Saat ini dari BPBD sementara melakukan verifikasi data, agar bisa mendapatkan data yang valid,” ujarnya.

Pemerintah Kota Ambon telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Maluku serta Balai Sungai dan Balai Jalan untuk menanggulangi kerusakan akibat banjir dan longsor itu.

“Karena Ambon ini ibu kota Provinsi Maluku jadi kita koordinasi dengan semua instansi agar masalah ini bisa dicari solusinya jangan sampai Pemkot Ambon sendiri yang menanggungnya,” ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X