Menyoal Penembakan Dosen UGM Anggota TGPF Pendeta Yeremia, Ditembak Usai Olah TKP

Kompas.com - 10/10/2020, 10:41 WIB
Dosen Universitas Gajah Mada (UGM) Bambang Purwoko saat mendapatkan tindakan medis usai ditertembak, Jumat (9/10/2020) PENERANGAN KOGABWILHAM IIIDosen Universitas Gajah Mada (UGM) Bambang Purwoko saat mendapatkan tindakan medis usai ditertembak, Jumat (9/10/2020)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Bambang Purwoko, dosen UGM yang menjadi anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Penembakan Pendeta Yeremia tertembak pada Jumat (9/10/2020).

Bambang tertembak di bagian kaki setelah rombongan TPGF melakukan olah TKP penembakan Pendeta Yeremias Zanambani di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Intan Jaya Papua.

Selain Bambang Purwoko, Sertu Faisal anggota Satgas Apter Hitadipa juga terkena tembakan di bagian pinggang.

Baca juga: Sabtu Pagi, Anggota TGPF Kasus Pendeta Yeremia yang Tertembak Dievakuasi ke Jakarta

Sementara korban ketiga adalah Pratu Ginanjar anggota Waltis dari Yonif 400 yang mengalami luka tembak memantul pada telapak tangan kiri.

Saat kejadian, rombongan TGPF diadang oleh kelompok kriminal bersenjata ( KKB) saat mereka akan kembali Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya.

Penembakan dilakukan Jumat sore di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hitadipa.

Baca juga: Rombongan TGPF Pendeta Yeremia Ditembak KKB, Korban Terluka Ternyata 3 Orang

Menurut Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa, Bambang dan Sertu Faisal langsung dievakuasi ke UPTD RSUD Saugapa untuk mendapatkan tindakan medis.

"Pukul 16.40 WIT, korban tiba di UPTD RSUD Sugapa untuk tindakan medis," ujar Suriastawa.

Rencananya mereka akan dievakusi ke Timika pada Sabtu pagi.

Baca juga: Anggota TGPF Ditembak KKB Usai Olah TKP Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani

Pendeta Yeremia ditembak orang tak dikenal

Ilustrasi senjata api.THINKSTOCK Ilustrasi senjata api.
Pendeta Yeremia ditemukan tewas tertembak pada Sabtu (19/9/2020) sekitar pukul 18.00 WIT di Kampung Hitadipa.

Yeremia adalah warga asli Suko Moni dan telah membuat terjemahan Alkitab dalam Bahasa Moni.

Pendeta Yeremia adalah korban keenam yang tewas selama sepekan di Intan Jaya. Sebelum Yeremia, ada empat korban lain yang tewas tertembak.

Aksi brutal KKB di Intan Jaya terjadi sejak Senin (14/9/2020). Saat itu dalam satu hari ada dua tukang ojek tewas  ditembak di lokasi dan waktu yang berdekatan.

Baca juga: Amnesty: Penduduk Tinggalkan Desa dengan Ketakutan Usai Penembakan Pendeta Yeremia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X