Perseteruan Kasat Sabhara dan Kapolres Blitar, Polda Jatim: Terjadi Miskomunikasi

Kompas.com - 02/10/2020, 14:35 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko KOMPAS.COM/A. FAIZALKabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko

SURABAYA, KOMPAS.com - Polda Jawa Timur telah mendalami masalah antara Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo dan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, masalah dua perwira itu terjadi karena miskomunikasi.

Kedua perwira di Polres Blitar itu telah menjalani konseling di Biro Sumber Daya Manusia Polda Jatim.

"Itu sempat terjadi miskomunikasi. Sekarang sudah dilakukan konseling oleh Biro SDM," kata Trunoyudo ketika dikonfirmasi, Jumat (2/10/2020).

Trunoyudo menyayangkan upaya pengunduran diri yang dilakukan Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro.

Baca juga: Mohon Maaf kepada Istri Saya, Kita Masih Bisa Makan dengan Garam, Kenapa Harus Takut?

"Hanya emosi sesaat, jadi sangat disayangkan jika sampai mengundurkan diri," ujarnya.

Saat ditanya mengenai duduk perkara masalah itu, Trunoyudo belum bisa menjelaskan secara rinci.

Ia juga belum bisa memastikan kebenaran pernyataan yang dikeluarkan dua perwira di Polres Blitar itu.

Sebelumnya, Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo mendatangi Polda Jatim sambil membawa surat pengunduran diri sebagai anggota Polri.

Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Agus Tri itu juga melaporkan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya karena diduga membiarkan judi sabung ayam dan penambangan liar di wilayah Blitar.

Agus Tri mengaku mengalami tekanan psikis dari Kapolres Blitar. Ia tak bisa menerima perlakuan Kapolres Blitar yang sering memaki menggunakan kata-kata tak pantas lainnya.

"Bukan hanya kepada saya tapi kepada semua bawahannya," terang Agus Tri.

Selain itu, Agus Tri menyebutkan, Kapolres Blitar sering mencopot jabatan tanpa melakukan pembinaan lebih dulu.

Hal itu membuat resah seluruh anggota di Polres Blitar.

Baca juga: Terbukti Bersalah, Polisi yang Memeras Turis Jepang Rp 1 Juta Dipenjara 28 Hari

"Saya tidak kuat lagi menjadi bawahan Kapolres, dan saya mengajukan pensiun dini tanpa menuntut apa pun dari Polri," kata Agus Tri.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya membantah tudingan itu. 

Ia mengaku, pernah menegur AKP Agus Tri karena salah satu anggota Sabhara kedapatan berambut panjang.

Tetapi, Ahmad Fanani menyebutkan, teguran itu masih dalam batas kewajaran.

"Saya sempat tegur dia karena ada anak buahnya yang berambut panjang. Lalu dia tidak terima dan menyebut saya arogan," katanya.

Ahmad Fanani menuding anak buahnya itu tak masuk kerja sejak 21 September 2020.

Baca juga: Kasat Sabhara Mengundurkan Diri, Kapolres Blitar: Dia Tidak Dinas Setelah Ditegur, Mulai 21 September...

Kapolres Blitar itu menyerahkan seluruhnya proses ini kepada Polda Jatim.

"Saya serahkan sepenuhnya kepada Polda Jatim terkait pelanggaran yang dilakukan anak buahnya, perwira penanganannya langsung oleh Polda Jatim termasuk apa sanksinya," kata Ahmad Fanani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X