Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Kompas.com - 01/10/2020, 14:17 WIB
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan resmi kasus penyerangan acara adat midodareni atau doa jelang pernikahan di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan resmi kasus penyerangan acara adat midodareni atau doa jelang pernikahan di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Polisi masih terus mengusut kasus dugaan penyerangan acara adat midodareni atau doa jelang pernikahan di Solo, Jawa Tengah pada Agustus 2020.

Selain telah menetapkan 10 tersangka, polisi kembali mengamankan dua tersangka baru. Mereka adalah T alias T dan S alias R.

Kapolresta Solo, Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, satu dari dua tersangka yang diamankan tersebut merupakan otak dari penyerangan adat midodareni, yakni R.

R diduga berperan memerintahkan dan mengajak pelaku lainnya melalui grup WhatsApp untuk membubarkan acara midodareni serta orang pertama kali survei lokasi.

Baca juga: Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Sedangkan tersangka T adalah orang yang diduga melempar batu sebanyak dua kali ke mobil korban.

"Total sampai dengan siang ini tim Satreskrim Polresta Solo telah berhasil menangkap 12 tersangka dan sekaligus menetapkan lima orang DPO (daftar pencarian orang) S, D, B, W dan H," kata Ade dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2020).

Ade menerangkan tersangka T ditangkap di rumahnya pada Senin (28/9/2020) 20.00 WIB.

Sedangkan untuk tersangka R ditangkap di tempat pelariannya, Kabupaten Jepara, pada Rabu (30/9/2020) dini hari.

"Kedua tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Polresta Solo dan tahap pemberkasan," terang dia.

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Penyerangan Acara Midodareni di Solo, 77 Adegan Diperagakan

Menurut Ade tersangka kasus dugaan penyerangan acara adat midodareni masih akan terus bertambah.

Dari hasil pemeriksaaan tersangka T dan R, mengarah kepada tersangka lain yang masih dalam pengejaran petugas.

"Tidak menutup kemungkinan nantinya akan mengembang ke pelaku lainnya. Dan ini terbukti dari penangkapan mereka mengembang kepada tersangka lainnya yaitu inisial H dan dimasukkan DPO," kata Ade.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X