Pilkada Bantul 2020 Jadi Ujian bagi Netralitas ASN

Kompas.com - 29/09/2020, 23:43 WIB
Pjs bupati Bantul Budi Wibowo ditemui wartawan di kompleks kepatihan, Selasa (29/9/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoPjs bupati Bantul Budi Wibowo ditemui wartawan di kompleks kepatihan, Selasa (29/9/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) yang akan digelar di Kabupaten Bantul menjadi ujian bagi netralitas Aparatur Sipil Negara ( ASN) di Bantul.

Pejabat Sementara Bupati Bantul Budi Wibowo mengatakan, kedua calon bupati sudah bekerja bersama selama lima tahun dan sudah sering berkomunikasi dengan para ASN.

"Kalau orang bilang apakah di Bantul lebih enteng, menurut saya netralitas ASN di Bantul itu suatu ujian. Karena bupati dan wakil bupati sudah memiliki komunikasi. Saya sudah bilang ke KPU dan Bawaslu kalau kita harus netral betul, jadi ASN itu harus profesional karena sistem itu kan sudah terbangun," jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Petahana Bantul Resmi Bertarung di Pilkada 2020

Dirinya telah berkomunikasi dengan inspektorat dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menjalin kerja sama untuk memonitoring para ASN.

"Kalau ada penyimpangan ya saya tidak akan memberikan toleransi. Karena nanti akan memicu suasana tidak kondusif di Bantul kalau ada ASN enggak netral," tegasnya.

Terkait dengan kerawanan, kata Budi, pihaknya telah bertemu dengan KPU dan tidak ada masalah untuk sekarang ini.

"Masih ada baliho terkait dengan Covid-19 gambar 1 calon, Bawaslu minta diturunkan ya tak turunkan. Nah, kemudian agar aman lancar kemudian sehat saya minta protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat," ujarnya.

Baca juga: Video Viral Remaja di Bantul Terbawa Layangan, Jatuh Setelah Terbang Setinggi 3 Meter

Dirinya menegaskan, jika ada yang melanggar protokol kesehatan saat melakukan kampanye maka akan diambil tindakan tegas.

"Khususnya saat kampanye, kalau enggak ketat (protokol kesehatan) ditegur, kalau enggak bisa nanti dibubarkan," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

Regional
Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Regional
Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Regional
Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X