206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Kompas.com - 24/09/2020, 14:49 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan, tenaga medis, pekerja medis. Shutterstock/Eldar NurkovicIlustrasi tenaga kesehatan, tenaga medis, pekerja medis.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 206 tenaga medis di Sumatera Selatan terpapar Covid-19 semenjak virus itu masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020.

Sementara, lima orang lainnya meninggal dunia usai menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasi Survailance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Yusri mengatakan, 206 tenga medis yang terpapar Covid-19 itu sebagian besar adalah perawat, dokter umum dan dokter gigi.

Mereka rata-rata terpapar dari pasien yang ditangani di rumah sakit.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Melonjak, 110 Orang Terpapar dalam Sehari

Menurut Yusri, para tenaga medis yang terpapar telah mengetahui risiko saat bertugas, sehingga mereka pun menjalani isolasi mandiri ketika sudah terkena virus corona.

"Untuk nakes (tenaga kesehatan) yang meninggal itu rata-rata mereka memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi dan diabetes. Sementara, yang tidak memiliki gejala melakukan isolasi mandiri baik di rumah atau rumah sakit," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (24/9/2020).

Yusri menerangkan, para tenaga kesehatan (nakes) yang telah terpapar biasanya akan langsung dibebastugaskan untuk menjalani isolasi hingga sembuh.

Selama itu, mereka tidak diperkenankan melakukan aktivitas pelayanan sampai hasil swab menujukkan hasil negatif sebanyak dua kali.

"Para nakes ini paling memang paling rentan terpapar, sehingga dibutuhkan kejujuran pasien ketika datang ke rumah sakit maupun puskesmas," ujarnya.

Berdasarkan data yang  dikeluarkan oleh Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, pada Rabu (23/9/2020) kemarin, kasus positif di Sumsel mengalami lonjakan tinggi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X