Anggota DPRD Bandar Narkoba Diterbangkan dari Palembang ke Jakarta

Kompas.com - 24/09/2020, 12:01 WIB
D dan seorang rekannya saat berada di dalam mobil tahanan BNN ketika tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang untuk diterbangkan ke Jakarta, Kamis (24/9/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAD dan seorang rekannya saat berada di dalam mobil tahanan BNN ketika tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang untuk diterbangkan ke Jakarta, Kamis (24/9/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Anggota DPRD Kota Palembang inisial D bersama lima orang kurirnya yang kedapatan menyimpan 5 kilogram sabu dan ribuan butir pil ekstasi di terbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat.

Pantauan Kompas.com di lapangan, D tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang, Sumatera Selatan, sekitar pukul 08.59 WIB dengan pengawalan ketat dari petugas BNN, Kamis (24/9/2020).

D yang duduk di bangku belakang mobil tahanan BNN tampak terlihat lesu dengan kondisi wajah pucat bertutupkan masker bewarna putih.

Baca juga: Residivis Jadi Anggota DPRD Palembang lalu Tertangkap Bawa Sabu, Ini Penjelasan KPU

 

Tak ada satu pun komentar yang keluar dari mulut wakil rakyat yang duduk di Komisi 1 DPRD Kota Palembang ini saat diturunkan dari mobil.

Dengan cepat, petugas BNN langsung membawa D masuk ke bandara untuk segera check in menuju pesawat yang dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WIB.

"Tolong kasih jalan dulu," kata seorang anggota BNN yang mengawal D.

Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan, Brigjen Pol Turman Panjaitan sebelumnya mengatakan, kasus D ini akan kembali dikembangkan oleh penyidik pusat. 

Sebab, D diketahui merupakan jaringan bos PO Bus Pelangi inisial F yang beberapa waktu lalu ditangkap di Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan barang bukti 13 kilogram sabu.

"Seluruh tersangka hari ini dibawa langsung ke Jakarta. Ada lima orang yang sudah ditetapkan, nanti akan dikembangkan lagi," kata Jon. 

Sebelumnya, petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan menangkap seorang anggota DPRD kota Palembang inisial D karena kedapatan membawa lima kilogram sabu dan menyembunyikan ribuan butir pil ekstasi.

Baca juga: 6 Fakta Seputar Anggota DPRD Palembang Jadi Bandar Narkoba

Penangkapan D sendiri terjadi di Jalan Riau, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Selasa (22/9/2020).

Selain D, petugas juga menangkap lima orang lain yang diduga adalah kurir tersangka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X