Ada Isu Penundaan Pilkada, KPU Pastikan Tahapan 4 Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Kompas.com - 21/09/2020, 18:24 WIB
Ilustrasi pilkada KOMPAS/TOTO SIHONOIlustrasi pilkada

SERANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten memastikan tahapan pelaksanaan Pilkada tahun 2020 di empat Kabupaten dan Kota tetap berjalan sesuai dengan jadwal.

Keempatnya yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan

Kepastian tersebut menyusul adanya wacana penundaan Pilkada tahun 2020 dari berbagai kalangan karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

"Selama belum ada (keputusan), tahapan terus berjalan. Karena, soal penundaan bukan domain KPU saja, tapi ada stakeholder lain yang terlibat," kata Ketua KPU Banten Wahyul Furqon kepada wartawan di kantornya. Senin (21/9/2020).

Baca juga: Gubernur Banten Siapkan 3 Gedung di Kota Serang untuk Isolasi OTG Covid-19

Dikatakan Wahyul, pihaknya mengacu pada sesuai surat keputusan KPURI Nomor 394/PL.02.2-Kpt/06/KPU/VIII/2020 tertanggal 24 Agustus 2020 tentang tahapan-tahapan Pilkada.

"Dalam surat itu juga terdapat penandatangan fakta integritas, salah satunya komitmen para calon untuk selalu mempedomani protokol kesehatan," ujarnya.

Wahyul juga meminta pada saat penetapan pasangan calon (paslon) kepala daerah yang akan dilakukan pada tanggal 23 September 2020 agar mematuhi protokol kesehatan.

"Tidak perlu berduyun-duyun. Paslon bawa massa cukup beberapa saja. Dan nanti kegiatan langsung dishare sehingga khalayak bisa menyaksikan secara live," ujar Wahyul.

Baca juga: Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Selain itu, partai politik juga dapat memberikan informasi kepada para simpatisannya untuk menyaksikan di media sosial masing-masing. Sehingga, tidak terjadi kerumunan masa.

"Ada pembatasan. Kita engga mau ada lagi di lapangan terjadi pengulangan (pelanggaran prokes)," harapnya.

Pihaknya juga sudah gencar melakukan sosialisasi terkait PKPU 6/2020 dan PKPU 10/2020 tentang kepatuhan protokol kesehatan.

"Mudah-mudahan ada kesadaran supaya pilkada berjalan aman, damai dan sehat," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X