KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

Kompas.com - 20/09/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi TPSLN Shutterstock.comIlustrasi TPSLN

BATAM, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan luas Tempat Pemungutan Suara ( TPS) minimal 60 meter persegi pada pilkada serentak tahun 2020.

Anggota KPU Kepri Arison mengatakan, syarat mutlak penetapan luas TPS untuk mencegah penumpukan pemilih meski tidak diatur secara spesifik bentuk dan jenis bangunannya.

“Luasnya minimal 60 meter persegi, itu yang diwajibkan,” kata Arison melalui telepon, Minggu (20/9/2020).

Baca juga: Selama Pandemi, Gugatan Cerai di Batam Mencapai 1.509 Kasus

Arison menjelaskan, pembangunan tempat pemungutan suara (TPS) bisa di lapangan terbuka maupun halaman rumah.

Pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,8 juta untuk membangun satu TPS.

“Sekali lagi saya tegaskan yang penting ukuran TPS minimal 60 meter persegi," terang Arison.

Selain itu, jumlah pemilih di satu TPS maksimal 500 orang.

Petugas akan menggunakan sistem antre dengan jarak dua meter sesuai protokol kesehatan.

“Pemilih juga diwajibkan menggunakan masker. Petugas juga menyiapkan masker yang dapat dipergunakan bagi pemilih dan seluruh petugas wajib menggunakan alat pelindung diri," jelas Arison.

Baca juga: Kabag Hukum Pemkot Batam Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi Rp 685 Juta

Sama seperti biasanya, lanjut Arison, untuk waktu memberikan hak pilih bagi pemilih yakni mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB.

“Untuk tanggalnya jika tidak ada perubahan akan dilakukan pada 9 Desember 2020, bahkan saat ini KPU Kepri telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kepri sebanyak 1.163.557 orang yang terdiri dari laki-laki sebanyak 582.523 orang dan perempuan 581.034 orang,” terang Arison.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X