Kabag Hukum Pemkot Batam Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi Rp 685 Juta

Kompas.com - 15/09/2020, 16:56 WIB
Penyidikan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemko Batam, Sutjhajo Hari Murti yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam mendapatkan titik terang. Saat ini Sutjhajo Hari Murti telah ditetapkan tersangka, setelah sebelumnya jaksa penyidik Seksi Pidana Khusus Kejari Batam menyita satu unit mobil Daihatsu Taft Rocky dari seorang saksi, Aditya Guntur Nugraha yang merupakan Camat Batam Kota. KOMPAS.COM/HADI MAULANAPenyidikan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemko Batam, Sutjhajo Hari Murti yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam mendapatkan titik terang. Saat ini Sutjhajo Hari Murti telah ditetapkan tersangka, setelah sebelumnya jaksa penyidik Seksi Pidana Khusus Kejari Batam menyita satu unit mobil Daihatsu Taft Rocky dari seorang saksi, Aditya Guntur Nugraha yang merupakan Camat Batam Kota.

BATAM, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Batam menetapkan Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Batam berinisial SHM sebagai tersangka.

Tersangka diduga menerima gratifikasi senilai Rp 685 juta.

Penetapan tersangka itu disampaikan oleh Kepala Seksi Intel Kejari Batam Fauzi.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Warga Batam Tak Kenakan Masker Kena Denda Rp 250.000

"Hari ini penyidik Pidsus Kejari Batam telah menetapkan Kabag Hukum Pemko Batam SHM sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi dari para pengusaha yang ada di Batam," kata Fauzi melalui telepon, Selasa (15/9/2020).

Fauzi mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan dua alat bukti dan keterangan saksi-saksi, serta keterangan ahli.

Menurut Fauzi, gratifikasi yang diterima diberikan melalui tiga tahap.

Baca juga: Diduga Terlibat Gratifikasi, Kejari Sita Mobil Camat Batam Kota

Hadiah kepada penyelenggara negara tersebut untuk mendapatkan proyek di lingkungan Pemkot Batam.

SHM dijerat dengan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), atau kedua, melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Tipikor.

Sebelumnya, SHM telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi terkait beberapa proyek di Pemkot Batam.

Baca juga: RSUD Embung Fatimah Batam Disebut Menolak Pasien Corona, Ini Klarifikasinya

Pihak Kejari Batam juga telah memanggil dan memeriksa sedikitnya 17 orang saksi dalam kasus tersebut.

Beberapa di antaranya yakni, Aditya Guntur Nugraha selaku Camat Batam Kota, serta Herman Rozie selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam.

Bahkan, satu unit mobil Daihatsu Taft Rocky milik Aditya Guntur Nugraha telah disita tim penyidik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada, Dilema Pemilih di Tengah Pendemi, Ancaman Golput hingga Takut Corona

Pilkada, Dilema Pemilih di Tengah Pendemi, Ancaman Golput hingga Takut Corona

Regional
Mencari Jejak 'Mr Black'' Pemilik 30 Kg Sabu di Medan, Kirim Kurir yang Miliki 7 Identitas

Mencari Jejak "Mr Black"" Pemilik 30 Kg Sabu di Medan, Kirim Kurir yang Miliki 7 Identitas

Regional
5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

Regional
Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Regional
Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Regional
Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X